Berita Terbaru

Tuesday, February 2, 2016

Jam buang sampah di Manado 18.00-06.00 Wita
by donwu - 0

Salah satu lokasi bak sampah di Jalan Maruasey, Lingkungan V Kelurahan Malalayang II, yang dipasangi spanduk jadwal buang sampah, Selasa (2/2/2016) siang.(foto: iwan/sk)
MANADO, SMCOM—Dengan diberlakukan kembali Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2006 tentang Sampah, maka pemerintah terus mengimbau warganya agar bisa membuang sampah sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan. Seperti halnya dilakukan pemerintah Kelurahan Malalayang II, Kecamatan Malalayang.
“Saya siap untuk menerima kompalin dari masyarakat terkait dengan pemberitahuan melalui spanduk untuk bisa membuang sampah di bak-bak sampah yang telah disediakan. Karena sebelumnya ada yang keberatan dengan spanduk yang menegaskan untuk membuang sampah sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan. Dan karena ini merupakan aturan jadi harus ditegakkan,” ujar Lurah Rommy Songgigilang, Selasa (2/2/2016) di ruangannya.
Diungkapkan Songgigilang, dirinya bersama dengan staf pegawai kelurahan setiap pagi itu memantau setiap titik yang ada bak sampah. “Ini dilakukan untuk memberika edukasi dan menyosialisasikan kepada masyarakat untuk membuang sampah sesuai dengan waktu yang telah ditentukan,” katanya.
“Sekitar jam 06.30 itu kita sudah standby di titik-titik tempat buang sampah, jika masih ada masyarakat yang ingin membuang sampah tidak tepa waktu diminta kembali membawa pulang sampahnya karena sudah bukan waktu untuk membuang sampah. Jadi masyarakat wajib membuang sampah di bak-bak sampah yang telah disediakan dengan waktu yang telah ditentukan yakni pukul 18.00 sampai 06.00 Wita. Dan siap untuk menindak bagi setiap masyarakat yang tidak taat dengan peraturan tersebut,” tandas Songgigilang.
Sebelumnya Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (Disbertam) Pemkot Manado Julises Oehlers SH mengatakan bahwa Perda Sampah ini dihidupkan kembali, salah satunya menunjang program ‘Mari Jo Ka Manado’ dari Penjabat Gubernur Sulut Dr Soni Sumarsono. Terkait sanksi atau denda yang tertuang dalam Perda Sampah itu, Oehlers mengatakan hal tersebut akan coba diterapkan. Dimana tercatat ada 11 larangan yang dikenai denda jika dilanggar. “Untuk itu kami menghimbau masyarakat supaya jangan membuang sampah sembarangan. Mari kita sadar lingkungan, jadikan ‘buang sampah pada tempatnya’ sebagai gaya hidup. Karena jika kota kita bersih dari sampah, toh kita juga yang rasakan manfaatnya,” himbau Oehlers.(wan)

Selengkapnya bisa juga dibaca di SKH Swara Kita dan e-Paper www.swarakita-manado.com edisi Rabu 3 Februari 2016.

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment