Berita Terbaru

Monday, February 8, 2016

Jalur satu arah, zero poin Manado macet parah!
by Unknown - 0


Polantas sibuk mengatur lalulintas karena terjadi penumpukan kendaraan di beberapa ruas jalan di Manado akibat penerapan one way traffic.(foto: farry/sk)

MANADO, SMCOM—Polda Sulut mulai Sabtu (6/2/2016) pekan lalu kembali melakukan rekayasa lalu lintas dengan menerapkan aturan one way traffic di beberapa ruas jalan di Manado. Sayangnya, hingga hari kedua penerapan jalur satu arah ini belum mengatasi kemacetan. Pasalnya dari pantauan Swara Kita, penerapan one way traffic ini terjadi penumpukan kendaraan di beberapa ruas jalan, antara lain di Boulevard tepatnya dari ITCenter hingga pertigaan Marina Plaza. Begitu juga di depan Gedung Joeang 45, dan depan Bank Sulut hingga depan RS Siloam. Sementara di zero poin terjadi kemacetan yang sangat parah. “Semua kendaraan menumpuk di zero poin, ini macet lebih parah,” ujar personil Forum Lalulintas Manado, Taufik Tumbelaka, Senin (8/2/2016) malam.
Diketahui, jalur searah ini dimulai dari patung Wolter Mongisidi menuju pertigaan Marina Plaza, belok ke kanan menuju zero point, belok kanan jalur searah di Jln Sam Ratulangi hingga ke pertigaan jembatan Sario. Lanjut satu arah ke Jln Ahmad Yani, belok kanan ke arah Sario, belok kanan hingga kembali lagi ke Boulevard di patung Wolter Mongisidi. "Jadi one way traffic ini mengikuti arah jarum jam, khusus untuk jalan Boulevard dan jalan Samrat, melewati jalan Ahmad Yani. Ada beberapa titik yang sebelumnya memang sudah satu arah, tinggal kita perpanjang jalur searah tersebut," ujar Kasat Lantas Polresta Manado Kompol Roy Tambajong.
Dikatakannya, di sepanjang jalur searah ini, ada jalan-jalan alternatif. Jalan-jalan ini diatur di mana bisa masuk dan di mana yang tidak. Ini sebagai alternatif memotong jalur. "Jadi ada tanda di mana bisa masuk, di mana tidak. Untuk menghubungkan jalan Boulevard dan Samrat, serta Ahmad Yani dengan Boulevard. Kita lakukan sterilisasi di kawasan ini, agar pengguna jalan merasa nyaman. Warga yang memakai badan jalan, kita tertibkan," kata dia.
Selain jalur searah di titik-titik tersebut, perubahan jalur juga dilakukan di Jln Sudirman. Dari zero point belok kiri masuk kawasan Pusat Kota 45, melewati TKB, lalu belok kanan hingga ke lampu merah Komo diberlakukan satu arah juga. Dari lampu merah ini, belok kanan ke arah Gereja GMIM Sentrum diberlakukan satu arah. "Di kawasan Pasar 45 yang padat ini kita tertibkan kembali. Ada perubahan jalur searah dari kawasan ini. Begitu pula di jalan Sudirman satu arah menuju Pusat Kota, sementara yang arah balik harus melewati Kanaka juga satu arah," terang Tambajong.(dsw/pra)

Selengkapnya bisa dibaca di SKH Swara Kita dan e-Paper www.swarakita-manado.com edisi Selasa 9 Februari 2016.
 
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment