Berita Terbaru

Friday, February 12, 2016

Anggaran Pilkada Manado lambat, pejabat Kemendagri tersinggung
by Unknown - 0

Direktur Keuangan Daerah Kemendagri, Syarifuddin, saat menerima Legislator Manado, Jumat (12/2/2016) siang.(foto: ist)
MANADO, SMCOM-Direktur Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Drs Syarifuddin MM kaget dan heran saat sejumlah Legislator Manado yang dipimpin Ketua Dekot Manado Noortje Van Bone bertandang ke kantor Kemendagri di Jakarta, Jumat (13/2/2016) siang tadi, untuk mengkonsultasikan kembali terkait anggaran Pilkada Manado.
Bahkan menurut Anggota Dekot Manado Deasy Roring, pejabat Kemendagri yang membidangi keuangan daerah tersebut tersinggung karena konsultasi yang dilakukan pekan lalu bersama Penjabat Walikota Ir Royke O Roring (ROR) tidak langsung dijabarkan, sehingga pembahasan terhambat.
"Untuk yangg kesekian kalinya kami datang (di Kemendagri) mempertanyakan masalah pergeseran anggaran. Namun kali ini membuat Pak Syarifuddin agak kaget, heran dan tersinggung," ujar Deasy.
Alasan Syarifuddin tersinggung karena dirinya telah menjelaskan secara rinci payung hukum menggeser anggaran untuk suksesnya Pilkada Manado. "Beliau bilang, 'Lho, kan sudah sangat jelas, ada undang-undang yang mengatur," kata Deasy mengutip ucapan Syarifuddin dengan nada heran.
Bahkan, Syarifuddin mendukung rencana KPU Manado yang sudah menetapkan hari H pemungutan suara digelar Rabu (17/2/2016) pekan depan. "Beliau bilang, kalau KPU sudah menetapkan 17 Februari 2016, laksanakan saja. Anggaran tinggal mengikuti dan menyesuaikn. Soal honor bisa diatur belakangan, dan Kemendagri  mendukung," kata Deasy, seraya melanjutkan pesan Syarifuddin agar semua pihak memberikan support kepada KPU sebagai pihak pelaksana Pilkada.
Selain Van Bone dan Deasy, ikut juga sejumlah legislator Manado dalam konsultasi tadi, antara lain Syarifudin Saafa dan Sonny Lela.(dsw)

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment