Berita Terbaru

Thursday, February 4, 2016

Agenda Paus Fransiskus ke Manado tahun 2017 makin pasti
by donwu - 0

Paus Fransiskus.
JAKARTA—Agenda Pemimpin Umat Katolik dunia, Paus Fransiskus, untuk berkunjung ke Manado tahun 2017 mendatang semakin pasti. Berbagai persiapan sudah mulai dilakukan pihak Vatikan maupun pemerintah Indonesia dan pihak-pihak yang terkait. Kendati belum dipublikasikan apa tujuan Paus berkunjung ke daerah yang dikenal kental dengan toleransi tersebut. Bahkan tanggal kunjungan pun belum bisa dipastikan.
“Yang pasti agenda kunjungan Paus ini nantinya dirangkaikan dengan rencana menghadiri Hari Pemuda Asia ke-7 atau 7th Asian Youth Day yang akan digelar di Yogyakarta,” ujar Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Vatikan yang baru bertugas, Antonius Agus Sriyono. Selain itu, Paus juga akan bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan setidaknya ke Papua, dan Kalimantan Barat.
Dubes yang biasa disapa Agus itu merupakan dubes RI untuk Vatikan kedua yang beragama Katolik, sedangkan dubes-dubes sebelumnya beragama Islam. "Pak Presiden Jokowi rencananya akan berkunjung ke Vatikan pada September-Oktober, lalu diikuti kunjungan Paus tahun depan ke sini untuk Asian Youth Day," kata Agus.
Dia mengaku, dirinya berharap kunjungan Presiden Jokowi benar-benar terlaksana, sehingga terjadi asas resiprositas (saling memberi dan menerima). Apalagi, Paus Fransiskus juga berkunjung ke forum yang sama di Korea Selatan saat Hari Pemuda Asia ke-6. "Hitung-hitungan kami, kalau Pak Jokowi karena kesibukan bulan September dan Oktober tidak hadir. Saya agak khawatir biasanya kan asas resiprositas, Paus sulit hadir karena presiden tidak hadir," ujar Agus yang sebelumnya menjabat dubes RI untuk Selandia Baru dan Wakil Dubes RI untuk Moskow.
Meski demikian, Agus merasa optimistis Presiden Jokowi akan datang ke Vatikan, mengingat respons positif presiden saat bertemu dengan Menteri Luar Negeri Vatikan, Kardinal Pietro Parolin, awal Agustus 2015. "Pak Jokowi sangat ingin datang, dan secara simbolik ini suatu yang positif terkait misi saya untuk merawat kemajemukan bangsa terutama dari aspek kemajemukan agama," kata dia.
Agus mengaku, memiliki misi khusus sebagai dubes baru RI untuk Vatikan, yaitu menyebarkan diplomasi kebudayaan terutama melakukan dialog antaragama. Menurutnya, Vatikan masih menjadikan Indonesia sebagai model dalam kehidupan pluralisme antar umat beragama. Agus akan bertolak ke Vatikan untuk memulai tugasnya pada 14 Februari 2016.(b1c/dsw)

Selengkapnya bisa juga dibaca di SKH Swara Kita dan e-Paper www.swarakita-manado.com edisi Kamis 4 Februari 2016.


« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment