Berita Terbaru

Thursday, January 21, 2016

Warga Manado takut tragedi 2014 kembali terjadi
by donwu - 0

BANJIR yang melanda Kelurahan Taas akibat curah hujan tinggi sejak Rabu (20/1/2016) sore hingga Kamis (21/1/2016) hari ini.(foto: farry/sk)
MANADO, SMCOM—Hujan berkepanjangan yang terjadi sejak Rabu (20/1/2016) sore sampai Kamis (21/1/2016) sore di Manado dan sekitarnya, membuat warga was-was dan takut. Apalagi yang bermukim di wilayah bantaran sungai dan rawan longsor. Pasalnya, hujan yang berujung banjir dan longsor di beberapa wilayah Manado mengingatkan warga akan tragedi banjir bandang yang menghantam Manado 15 Januari 2014 silam. 
“Hujan ini membawa kembali kami pada memori 2 tahun lalu, rumah hancur akibat banjir bandang,” ujar Ibu Jane, warga Kelurahan Taas, Kecamatan Tikala. Di sisi lain warga Manado pun langsung memposting beragam kejadian alam yang terjadi, baik itu banjir, longsor hingga tumbangnya sejumlah pohon. 
Menyikapi ketakutan warga, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Sam Ratulangi Manado langsung mengeluarkan keterangan bahwa hujan masih relatif normal. Dimana menurut Forecaster BMKG Carisz Kainama, curah hujan 458 milimiter itu masih dalam kategori normal. Dia berujar bahwa cuaca kali ini tak berpotensi banjir bandang seperti pada tahun Januari 2014 lalu. "Kalau waktu banjir bandang lalu hujan deras terjadi di seluruh daerah Sulut. Kalau sekarang hanya  di beberapa tempat saja," kata dia. Namun BMKG memprediksi hujan akan terus turun sampai Maret 2016.(wan)

Selengkapnya bisa dibaca di SKH Swara Kita dan e-Paper www.swarakita-manado.com

Edisi Jumat, 22 Januari 2016.
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment