Berita Terbaru

Wednesday, January 27, 2016

Sekkot Manado gerah disebut tahan dana sisa 2 M untuk KPU
by donwu - 0

Sekkot Manado MHF Sendoh dan Komisioner KPU Manado Amrain Razak.
MANADO, SMCOM—Sekkot Manado Ir MHF Sendoh rupanya gerah disebut menahan penggunaan anggaran sisa sebesar Rp2 miiliar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Manado. Dirinya menaggapi pernyataan Komisioner KPU Manado Amrain Razak, yang sebelumnya mengatakan bahwa Rp2 miliar lebih sisa anggaran yang tidak terpakai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Manado 2015 yang masih masih ada di rekening KPU Manado belum bisa dicairkan karena belum ada surat rekomendasi dari Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), dalam hal ini Sekkot.
“Terkait dana sisa 2 M, saya kaget sekali membaca di media bahwa saya menahan dana sisa itu. Pertama, di aturan tidak ada yang seperti itu karena dana itu tidak ada di Sekretariat (Sekretariat Daerah/Setda, red), tetapi ada di Badan Pengelola Keuangan (BPKPMD). Yang kedua, mekanisme itu selama ini tidak ada,” ujarnya usai mengikuti rapat koordinasi Pemkot Manado dengan KPU bersama Muspida Manado di kantor KPU Manado, Kayuwatu Mapanget, Rabu (27/1/2016). “Makanya saya katakan tadi silahkan saja diajukan apabila sudah memenuhi persyaratan peraturan perundang-undangan akan diproses,” tukas Sendoh.
Sehari sebelumnya diberitakan, Komisioner KPU Manado Amrain Razak mengatakan ada Rp2 miliar lebih sisa anggaran yang tidak terpakai dan itu masih ada di rekening KPU Manado. “Sambil menunggu realisasi anggaran tambahan yang KPU minta, kami akan menggunakan dulu anggaran sisa sebesar 2 miliar lebih. Namun kami belum bisa mengguanakan anggaran sisa tersebut karena belum ada surat dari Ketua TAPD Pemkot dalam hal ini Pak Sekkot. Kami sudah meminta secara resmi tapi hingga kini belum juga terealisasi,” ungkap Amrain. 
Kemudian dalam rakor kemarin, keputusan pelaksanaan pemungutan suara 17 Februari 2016 termasuk pergeseran anggaran didukung Muspida, yakni Pemkot Manado sendiri, lembaga Dekot Manado, Kepolisian, TNI, Kejaksaan, dan Pengadilan. “Tadi dilaksanakan rapat KPU Manado dan Muspida, dan disepakati semua unsur mendukung keputusan tersebut serta menyetujui untuk penambahan anggaran dalam Pilkada 17 Februari,” ujar Amrain, seraya menambahkan KPU akan segera menindaklanjuti dengan berkoordinasi instansi terkait dalam hal ini Pemkot dan Dekot Manado. Selain itu tahapan Pilkada sudah mulai dijalankan.
Komisioner KPU Manado Eugenius Paransi mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menyukseskan Pilkada Manado ini. “Mari kita melihat Manado kedepan, jangan sampai masalah anggaran ini (agenda pemungutan suara, red) terhambat di lembaga-lembaga yang lain. Kita perlu jujur dan terbuka, supaya pelaksanaan Pilkada Manado 17 Februari berjalan lancar, karena Pilkada Manado masih masuk Pilkada tahap I secara Nasional tahun 2015 dan tahapan ini berakhir Maret 2016 sebagaimana PKPU Nomor 2 Tahun 2015,” jelas Paransi.(dsw)

Selengkapnya bisa dibaca di SKH Swara Kita dan e-Paper www.swarakita-manado.com
Edisi Kamis 28 Januari 2016.

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment