Berita Terbaru

Wednesday, January 27, 2016

ROR pilih ke Jakarta, Sekkot tak bisa ambil keputusan geser anggaran untuk Pilkada Manado
by donwu - 0

Sekkot Manado MHF Sendoh mengikuti rapat bersama KPU Manado, Rabu (27/1/2016) siang.
MANADO, SMCOM—Pembahasan anggaran pelaksanaan Pilkada Manado 17 Februari 2016 antara Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Pemkot Manado akhirnya terealisasi Rabu (27/1/2016), setelah dua hari berturut-turut Komisioner KPU mengejarnya. Rapat koordinasi yang dilakukan di kantor KPU Manado di Kayuwatu Mapanget, dihadiri juga Ketua Dekot Noortje Van Bone serta unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Manado.
Hasilnya, keputusan pelaksanaan pemungutan suara 17 Februari 2016 termasuk pergeseran anggaran tersebut didukung Muspida, yakni Pemkot Manado sendiri, lembaga Dekot Manado, Kepolisian, TNI, Kejaksaan, dan Pengadilan. “Tadi dilaksanakan rapat KPU Manado dan Muspida, dan disepakati semua unsur mendukung keputusan tersebut serta menyetujui untuk penambahan anggaran dalam Pilkada 17 Februari,” ujar Komisioner KPU Manado Amrain Razak.
Lebih jauh dijelaskannya, setelah rapat tersebut, KPU akan segera menindaklanjuti dengan berkoordinasi instansi terkait dalam hal ini Pemkot dan Dekot Manado. Selain itu tahapan Pilkada sudah mulai dijalankan. “Kami akan ters berkoordinasi dengan eksekutif dan legislatif,” jelas wartawan senior ini.
Sayangnya, nampaknya pembahasan ini “mentah kembali” karena belum ada keputusan resmi dari Pemkot Manado sebagai pemegang anggaran. Pasalnya, rapat kemarin tak dihadiri Penjabat Walikota Manado Ir Royke O Roring (ROR) yang lebih memilih ke Jakarta, sehingga Pemkot Manado hanya diwakili Sekkot Ir MHF Sendoh. Alhasil, bisa ditebak, kalau pertemuan ini akan dilaporkan terlebih dahulu oleh Sekkot kepada Penjabat Walikota. “Hasil pertemuan rakor dengan KPU ini akan saya laporkan dulu pada pimpinan saya (Penjabat Walikota, red), karena saya ini bukan dalam kapasitas penentu kebijakan. Saya ada pimpinan,” ungkap Sendoh usai rapat.
Dirinya belum bisa memastikan kapan hasil rapat ini akan dilaporkan ke Penjabat Walikota, sebab terinformasi kalau ROR nanti kembali ke Manado pada Jumat (29/1/2016). “Yang pasti hasil forum tadi merekomendasikan untuk 17 Februari (Pilkada, red), dan saya akan laporkan (ke Penjabat Walikota, red). Karena ada proses-proses dukungan administrasi kesana, apalagi anggaran ini tidak tertata dalam APBD 2016. Nah dukungan-dukungan administrasi ini kita perlu. Tidak ada salahnya kita berhati-hatis supaya di kemudian hari tidak ada yang saling menyalahkan, dan justru menjadi salah,” tukas Sendoh. 
Dengan tidak hadirnya Penjabat Walikota dalam rapat ini mengindikasikan kalau Pemkot Manado tak serius dengan pergseran anggaran ini, karena ujung-ujungnya Sekkot harus melaporkan dulu hasil rapatnya dalm belum tahu apa jawaban Penjabat Walikota.
Sebelumnya, Komisioner KPU Manado Eugenius Paransi mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menyukseskan Pilkada Manado ini. “Mari kita melihat Manado kedepan, jangan sampai masalah anggaran ini (agenda pemungutan suara, red) terhambat di lembaga-lembaga yang lain. Kita perlu jujur dan terbuka, supaya pelaksanaan Pilkada Manado 17 Februari berjalan lancar, karena Pilkada Manado masih masuk Pilkada tahap I secara Nasional tahun 2015 dan tahapan ini berakhir Maret 2016 sebagaimana PKPU Nomor 2 Tahun 2015,” jelas Paransi.
Sementara Juru Bicara Walikota Manado Franky Mocodompis SSos berujar, salah satu amanah yang diberikan Negara kepada ROR selaku Penjabat Walikota Manado adalah melaksanakan pemerintahan transisi hingga dilantiknya Walikota dan Wakil Walikota definitif, serta mendukung pelaksanaan tahapan Pilkada. “Beliau sudah berulangkali menyatakan akan melaksanakan amanah ini secara sungguh-sungguh berdasarkan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku. Bila sudah ada payung hukum yang jelas, tentu kebutuhan anggaran Pilkada dapat segera direalisasikan oleh Pemkot Manado," ujar Plt Kabag Humas dan Protokol Pemkot Manado ini.(dsw)

Selengkapnya bisa dibaca di SKH Swara Kita dan e-Paper www.swarakita-manado.com
Edisi Kamis 28 Januari 2016.

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment