Berita Terbaru

Thursday, January 14, 2016

Putra Minsel ini tinggal tunggu dilantik jadi Rektor Unima
by donwu - 0

Rektor Unima terpilih Prof Dr Harold Lumapow MPd.
TONDANO, SMOcom—Senat Universitas Negeri Manado (Unima), Kamis (14/01/2016) siang, telah memilih Calon Rektor yang baru. Rapat Senat Tertutup yang berlangsung di Kantor Pusat Unima Lt.III, menghasilkan Prof Dr Harold Lumapow MPd memperoleh suara terbanyak yakni 53 suara, diikuti Dr Adensi Timomor SH MH MSi dengan 45 suara, sementara Prof Dr Mozes Wullur MPd tidak mendapatkan suara. Melihat perolehan suara ini, antara Lumapow dan Timomor hanya selisih 8 suara, dan entah kenapa Wullur tidak mendapatkan suara. Lantas kepada siapa Wullur memberikan hak suaranya, belum diketahui.
Rapat Senat Tertutup ini dipimpin langsung oleh Rektor Unima selaku Ketua Senat Prof Dr Philoteus Tuerah MSi DEA didampingi Sekertaris Senat Prof Dr Lonan Liow, dan dihadiri sekitar 75 Anggota Senat. Hadir juga antara lain Sekertaris Ditjen Pendidikan Tinggi Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Prof Dr Patdono Suwignyo. Hasil pelaksanaan pemilihan dilanjutkan perhitungan hasil suara yang dimenangkan Lumapow, dimana dari jumlah pemilih 65 ditambah dengan jumlah suara dari Kemenristekdikti 35 suara dengan jumlah keseluruhan 98 suara.
Dengan demikian, Lumapow—salah satu kebanggaan Minsel—tinggal menunggu pelantikan sebagai Rektor Unima periode 2016-2020 pada Mei 2016 mendatang, bersamaan dengan berakhirnya masa tugas Tuerah sebagai Rektor Unima periode 2012-2016. "Dan dari awal tahapan sampai sekarang ini proses berjalan sesuai dengan kondusif dan dinamis. Kita mensyukuri sebab sejak tahapan sampai pemilihan tidak ada masalah yang ditimbulkan baik oleh calon dan mahasiswa. Intinya demokrasi Unima berjalan lancar dan dinamis tanpa ada kendala dalam proses tahapan Pilrek. Siapa yang terpilih memangku jabatan Rektor, pasti bentuk dukungan tetap jalan. Artinya apa yang menjadi program Rektor yang baru tetap akan dijalani," ujar Bicara Unima Allan Parinusa.(dsw)

Selengkapnya bisa baca di SKH Swara Kita dan e-Paper www.swarakita-manado.com
Edisi Jumat, 15 Januari 2016.
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment