Berita Terbaru

Monday, January 25, 2016

Perampok narsis di Manado, foto uang hasil bobol ATM
by donwu - 0

TERSANGKA pembobol ATM berhasil diringkus Polda Sulut. Foto lain, pelaku saat berada di kamar hotel memamerkan uang hasil curiannya.(foto: hms/plda)
MANADO, SMCOM—Perampok yang satu ini tergolong unik. Bagaimana tidak, usai membobol ATM BCA dan mencuri uang di dalamnya, sang perampok justru narsis dengan foto selfie hasil curiannya tersebut di kamar sebuah hotel. Uang yang dicuri pun dihamburkan di atas tempat tidur. Hasil foto selfie ini kemudian dipotsing ke media sosial (medsos). Alhasil, dari situlah aparat kepolisian berhasil mencium keberadaan pelaku dan membekuknya.
Ya, pelaku pembobolan ATM BCA di Manado sekitar Rp400 juta yang dilaporkan 19 Januari 2016 lalu, akhirnya terungkap dan ditangkap. Tersangka berinisial HM alias Haris (32), warga Perkamil Manado, berhasil diringkus Tim Manguni Polda Sulut. Tersangka terpaksa dilumpuhkan petugas dengan tembakan di kaki kanannya, karena melakukan perlawanan saat penangkapan tersebut.
Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Pol Pitra Ratulangi SIK SS MM menjelaskan, pelaku diamankan setelah Tim Manguni 1 dipimpin Iptu Fandi Bau bersama Tim 2 dan 3, melakukan penyelidikan mendalam. Alhasil, pelaku diketahui identitas dan keberadaan hingga diciduk bersama sejumlah barang bukti (babuk). “Pelaku bersama babuk sudah kita amankan. Saat ini pelaku sudah ditahan dan akan diproses hukum lebih lanjut,” kata Ratulangi.
Tersangka ditangkap Jumat (22/1/2016) pekan lalu, sekitar pukul 13.00 Wita. Dalam penangkapan itu, tersangka sempat mencoba mengelabui petugas. Bahkan ketika hendak diamankan tersangka mencoba melawan. Sontak saja, tak mau kabur buruannya, tersangka akhirnya ditembak di bagian kaki. Setelah tersangka HM ditangkap oleh Tim Manguni 1, tersangka mengakui perbuatannya dan menjelaskan uang telah digunakan dan dibelikan berbagai barang. 
Modus Operandi yang dilakukan, dimana pelaku memanfaatkan profesinya sebagai teknisi kunci di ATM BCA. Selanjutnya tersangka dengan diam-diam mengambil uang secara berulang kali setiap melaksanakan servis mesin ATM BCA. Menariknya, untuk mengelabui petugas bank, tersangka mengambil uang lagi dari ATM lain untuk menutupi selisih uang yang diambilnya tersebut. “Barang bukti lainnya masih dalam pencarian diantaranya 1 buah cincin 5,17 gram di Pegadaian Banjer, 1 buah kalung emas 10 gram seharga Rp6.800.000 di Pegadaian Banjer dan 1 buah lemari anak Rp400.000. Tersangka Haris sekarang sudah ditahan dan sedang dalam proses penyidikan,” jelas Ratulangi.
Lebih lanjut Ratulangi menambahkan, dengan melatar belakangi kasus tersebut dan beberapa kejadian yang menyangkut penggelapan uang di Perbankan, baik yang dilakukan oleh Pegawai internal perbankan sendiri maupun pihak ketiga yang merupakan pekerja kontrak diatas, maka pihak terkait agar lebih meningkatkan pengawasannya agar tidak terjadi kasus serupa.
“Kami menghimbau kepada instansi khususnya yang bergerak di bidang jasa keuangan perbankan, perlu mengevaluasi dan mengkaji pelaksanaan tugas selama ini, meminimalisir adanya kebocoran-kebocoran penyimpangan dan pembobolan yang mungkin setiap saat bila mana ada peluang, akan dimanfaatkan oleh orang-orang tertentu untuk mencari keuntungan semata,” imbaunya.(oby)

BABUK SITAAN POLDA SULUT

1). Uang Tunai : Rp15.010.000,-
2). 1 Mobil Angkot : Rp58.000.000,-
3). 1 Motor Kawasaki Ninja 150cc : Rp27.000.000,-
4). 1 Buah HP Merk Samsung J7 : Rp3.600.000,-
5). 1 Buah HP Samsung Galaxy Prime
6). 1 Buah HP Merk Advan : Rp1.100.000,-
7). 1 Buah Cincin Emas 4,83 Gram

Selengkapnya bisa dibaca di SKH Swara Kita da e-Paper www.swarakita-manado.com
Edisi Senin, 25 Januari 2016.

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment