Berita Terbaru

Wednesday, January 20, 2016

Pariwisata di Manado harus dikelola lebih serius, terarah, dan professional
by donwu - 0

Kadisparbud Manado, Hendrik Warokka.
MANADO, SMCOM—Penjabat Walikota Manado Royke O Roring menjelaskan, pengembangan sektor pariwisata harus dikelola lebih serius, lebih terarah, dan lebih professional. Ini dimaksudkan agar pemanfaatan aset pariwisata dapat memberi kontribusi sebagai andalan pembangunan masa kini dan masa depan. “Apalagi Manado kaya akan obyek dan daya tarik wisata,” ujarnya saat menjadi keynote speaker pada Focus Group Discussion (FGD) dengan instansi terkait, pelaku usaha, serta stakeholder pariwisata di Manado, yang dilaksanakan di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado, Selasa (19/1/2016) sore.
Dikatakannya, di samping wisata alam, sejarah, seni dan budaya, Manado juga memiliki keunggulan sebagai pintu gerbang pariwisata regional, nasional, bahkan internasional karena posisi yang srategis sebagai inlet dan outlet di kawasan timur Indonesia ke pasar pariwisata global di Asia Timur dan Asia Pacific. “Oleh karena itu, saya berharap dapat tercipta kerjasama yang baik di antara kita sekalian, baik pemerintah provinsi, pemerintah Manado, pelaku dan pemerhati pariwisata, praktisi seni dan budaya, maupun masyarakat untuk membentuk satu pola parisiwata yang terintegrasi demi kemajuan sektor pariwisata di Manado dan Sulut,” kata Roring.
Birokrat yang juga menjabat Kepala Bappeda Pemprov Sulut ini berharap bahwa Manado Tourism Board (MTB) 2016-2020 dapat memaksimalkan peran dan fungsinya dengan melahirkan ide brilian serta gagasan dan karya inovatif yang dapat dikontribusikan bagi pembangunan pariwisata di Manado dan Sulut. “Kebersamaan ini kiranya menjadi titik awal untuk secara berkesinambungan bekerja sama dan bekerja keras membangun sector pariwisata Manado, membuat Manado menjadi semakin menarik, sehingga kita dapat bersama menyampaikan kepada dunia ‘Mari Jo ka Manado’,” ujar Roring.
Sementara Penjabat Gubernur Sulut Soni Sumarsono, memberikan pokok pikiran terkait dengan pengembangan pariwisata di Sulut dengan mengemukakan beberapa hal menarik. “Terdapat 3 spirit pariwisata di Sulut. Pertama, bagaiamana mendatangkan para wisatawan ke Manado, wisatawan dan keluarga serta teman wisatawan ke Manado. Pokoknya meningkatkan kunjungan ke Manado. MTB punya peran penting dalam hal ini. Kedua, bagaimana memberikan layanan kepuasan kepada para wisatawan yang datang ke Manado. Ketiga, bagaimana menancapkan kesan agar mereka kembali. Kalau tiga aspek ini terpenuhi, kita akan dapat mencapai keseimbangan system dan kesinambungan. Bayangkan, sudah datang, sudah mereka puas, pulang mereka rindu kembali ke Manado. Yang repot adalah, sudah datang, di sini mereka kecewa, dan tidak akan datang lagi ke Manado. Ini efek negatifnya. Untuk yang pertama, teman-teman sekalian perlu ada penjabaran untuk mendatangkan wisatawan ke Manado,” terang Sumarsono. 
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Manado Hendrik Warokka juga berharap pariwisata di Manado terus bergairah. “Semoga pariwisata kita akan terus berkembang dan maju,” ujar Warokka didampingi sejumlah pejabat dan staf Disparbud Manado.(pra)


« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment