Berita Terbaru

Monday, January 18, 2016

MK tolak gugatan jagoan PDIP, Eman tersenyum
by donwu - 0

JIMMY Eman bersyukur gugatan yang dilayangkan Johny Runtuwene-Vonny Paat ditolak MK.(foto: ist)
TOMOHON, SMOcom—Sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tomohon yang berujung hingga ke meja Mahkamah Konstitusi (MK), akhirnya terjawab. Oleh MK, dalam sidang putusan yang digelar Senin (18/1/2016) siang di gedung MK, Jakarta Pusat, Hakim Konstitusi memutuskan menolak gugatan pemohon dalam hal ini pasangan Johny Runtuwene dan Vonny Paat (Jonru-VoP).
Gugatan pasangan yang diusung PDIP ini ditolak karena pengajuan sengketa dilakukan di luar waktu yang ditentukan oleh Undang-undang (UU) Nomor 8 tahun 2015, Pasal 157 ayat 5 yakni 3x24 jam setelah penetapan hasil pilkada didaerah masing-masing. "Menimbang bahwa sebelum mahkamah mempertimbangkan kedudukan hukum atau legal standing pemohon, pokok permohonan dan eksepsi termohon serta eksepsi pihak terkait lainnya, mahkamah terlebih dahulu mempertimbangkan eksepsi termohon dan eksepsi pihak lainnya khususnya yang menyatakan permohonan melewati tenggang waktu," ujar Ketua MK Arief Hidayat, di Ruang Sidang MK.
Sementara itu Ketua KPU Tomohon, Beldy Tombeg, mengakui jika setelah dilakukan 3 kali persidangan diawali dengan pembacaan gugatan dari Jonru-VOP yang dilanjutkan dengan jawaban dari termohon yakni KPU Tomohon, maka dilakukan pembacaan putusan MK yang menolak permohonan pemohon. “Hakim telah memutuskan tidak melanjutkan ke sidang pokok perkara. Artinya apa yang dilakukan KPU saat ini sudah betul. Salah satu alasan ditolaknya gugatan dari pemohon karena gugatannya sudah kadaluarsa sebab sudah melewati 3x24 jam setelah pleno hasil pemungutan suara,” jelas Tombeg saat dihubungi. Tombeg mengatakan, berdasarkan keputusan tersebut, maka KPU Tomohon akan melanjutkan tahapan selajutnya sesuai PKPU yakni penetapan pemenang Pilkada Tomohon dengan berkordinasi bersama KPU Sulut.
Sementara itu, Walikota dan Wakil Walikota Tomohon terpilih Jimmy F Eman dan Syerly A Sompotan, mengungkapkan rasa syukurnya. “Saya ucapkan terima kasih bagi masyarakat Tomohon karena kemenangan ini adalah kemenangan bagi seluruh rakyat Tomohon,” ungkap Eman dengan senyum khasnya. “Ini adalah adalah anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa,” sambung Sompotan, seraya berharap agar seluruh elemen masyarakat mengahargai putusan yang telah ditetapkan MK.
Seperti diketahui, putusan tersebut diputuskan dalam Rapat Permusyawaratan hakim oleh 9 hakim konstitusi yaitu Arief Hidayat selaku Ketua merangkap anggota, Anwar Usman, Manahan Sitompul, I Dewa Gede Palguna, Patrialis Akbar, Wahiduddin Adams, Maria Farida Indrati, Suhartoyo dan Aswanto pada Jumat (15/1/2016) lalu dan diucapkan dalam Sidang Pleno MK terbuka untuk umum pada Senin pukul 12.14 WIB.(gln)

Selengkapnya bisa juga dibaca di SKH Swara Kita dan e-Paper www.swarakita-manado.com
Edisi Selasa, 19 Januari 2016

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment