Berita Terbaru

Friday, January 29, 2016

Legislator duga ada mafia di balik masalah tanah di Manado
by donwu - 0

Kantor Dekot Manado.
MANADO, SMCOM—Maraknya permasalahan sengketa tanah yang berujung pada proses penggusuran di Manado mendapat perhatian serius dari Dekot Manado. Pasalnya, hal tersebut mengakibatkan kerugian bagi masyarakat yang menjadi korban penggusuran. Wakil Ketua Komisi A Robert Tambuwun mengatakan, lembaga Dekot sebagai penegak aturan harus juga memperhatikan kondisi masyarakat yang menjadi objek penggusuran. “Kami di lembaga Dekot melihat permasalahan tanah ini dari posisi netral, mana yang benar dan mana yang salah, tapi jika itu sudah sesuai dengan aturan yang dijalankan,” katanya, di kantor Dekot Manado.
Tambuwun juga berharap, proses penegakan aturan dalam sebuah permasalahan sengketa tanah harus juga memperhatikan kondisi sosial dan psikologis masyarakat setempat. “Harus dilihat dari sudut pandang sosial tidak hanya dari hukum, semua harus arif dan bijaksana. Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan yang bisa memunculkan keresahan di masyarakat,” tambahnya. Tidak lupa Tambuwun juga meminta agar pihak Badan Pertanahan Negara (BPN) untuk lebih terbuka profesional dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab. “Jangan sampai karena kepentingan pemodal besar akhirnya yang dirugikan masyarakat,” tandas politisi Hanura tersebut.
Sementara anggota Komisi B Benny Parasan menduga ada mafia tanah yang bermain dan menjadi biang dari persoalan sengketa tanah yang ada di wilayah Manado. “Saya sudah 3 periode duduk sebagai anggota Dekot Manado dan ada salah satu oknum bernama Agus Abidin atau yang lebih dikenal sebagai Agus Elektrik banyak terlibat dalam kasus tanah namun tak pernah tersentuh hukum,” ungkapnya. Menurut Parasan, oknum-oknum mafia banyak yang lolos dari jeratan hukum yang berlaku. “Sebaiknya diberlakukan hukum rimba untuk memberikan sanksi kepada para mafia tanah, karena jika melalui jalur hukum belum tentu akan ditindak,” tandasnya.(wan)


« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment