Berita Terbaru

Tuesday, January 26, 2016

KPU sebut Sekkot Manado belum setujui sisa 2 M dipakai
by donwu - 0

Sekkot Manado MHF Sendoh dan Komisioner KPU Manado Amrain Razak.
MANADO, SMCOM—Polemik anggaran pelaksanaan Pilkada Manado 17 Februari 2016 masih berlanjut. Jika sebelumnya diberitakan kalau Penjabat Walikota Royke Roring seolah menghindari Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Manado untuk konsultasi anggaran, kini terungkap fakta baru dimana Sekkot Ir MHF Sendoh dikabarkan belum menyetujui penggunaan anggaran sisa Rp2 miliar untuk KPU.
Meskipun KPU Manado sudah meminta pada Pemkot Manado untuk mengeluarkan surat rekomendasi agar segera dicairkan sisa anggaran di rekening KPU Manado, namun hingga kini belum juga terealisasi. Hal itu diakui Komisioner KPU Manado Amrain Razak, saat dihubungi wartawan via telepon selular, Selasa (26/1/2016) sore. Diungkapkan Ketua Divisi Informasi dan SDM itu, memang ada Rp2 miliar lebih sisa anggaran yang tidak terpakai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Manado 2015, dan itu masih ada di rekening KPU Manado. 
Hanya saja, anggaran itu belum bisa dicairkan karena belum ada surat rekomendasi dari Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkot Manado, dalam hal ini Sekkot Ir MHF Sendoh. “Sambil menunggu realisasi anggaran tambahan yang KPU minta, kami akan menggunakan dulu anggaran sisa sebesar 2 miliar lebih. Namun kami belum bisa mengguanakan anggaran sisa tersebut karena belum ada surat dari Ketua TAPD Pemkot dalam hal ini Pak Sekkot. Kami sudah meminta secara resmi tapi hingga kini belum juga terealisasi,” ungkap Amrain. 
Terkait dengan permintaan tambahan anggaran juga, lebih jauh dikatakan wartawan senior ini, meskipun belum ada dari Pemkot Manado namun KPU Manado tetap akan menjalankan tahapan Pilkada yang sudah ditetapkan pemungutan suaranya 17 Februari 2016. “Biar nyanda ada anggaran, torang musti jalankan tahapan pilkada karena ini sudah sesuai dengan keputusan,” ujarnya dengan nada berat. Dikatakan pula, sebagai penyelenggara pemilihan umum, KPU Manado hanya menjalankan keputusan, dan soal anggaran itu adalah kewenangan dari Pemkot Manado.
Sebelumnya Penjabat Walikota Manado Royke Roring melalui Plt Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkot Manado Franky Mocodompis SSos mengatakan bahwa, salah satu amanah yang diberikan Negara kepada Roring selaku Penjabat Walikota Manado adalah melaksanakan pemerintahan transisi hingga dilantiknya Walikota dan Wakil Walikota definitif, serta mendukung pelaksanaan tahapan Pilkada. “Beliau (Roring, red) sudah berulangkali menyatakan akan melaksanakan amanah ini secara sungguh-sungguh berdasarkan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku. Bila sudah ada payung hukum yang jelas, tentu kebutuhan anggaran Pilkada dapat segera direalisasikan oleh Pemkot Manado," kata Mocodompis.(dsw)

Selengkapnya bisa dibaca di SKH Swara Kita dan e-Paper www.swarakita-manado.com
Edisi Rabu 27 Januari 2016.

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment