Berita Terbaru

Thursday, January 28, 2016

Koin Peduli Pilwako Manado tuai simpati rakyat
by donwu - 0

Aksi Koin Peduli Pilwako Manado memikat warga Manado untuk ikut menyumbangkan koin mereka untuk pelaksanaan Pilkada Manado 17 Februari 2016. Salah satu aksi para relawan dengan bergaya figura di depan Mantos Boulevard, Kamis (28/1/2016) siang(foto: farry/sk)
MANADO, SMCOM—Berlangsung di 10 titik, yang kemudian dikonsentrasikan ke titik Zero Point, aksi Koin Peduli Pilwako Manado sukses menggaet rasa simpati rakyat Manado, Kamis (28/1/2016) tadi. Kendati secara nilai hasilnya tidak terlalu banyak, namun nyaris tak ada penolakan dari warga untuk ikut menyumbang, meski hanya dalam nominal kecil saja.
Bahkan jawaban seorang warga lansia (berusia lanjut) yang sempat ditolak saat menyumbangkan uangnya sebesar Rp30 ribu, cukup menggetarkan hati. “Hei anak-anakku, saya juga warga negara yang baik. Saya menyumbang supaya Pilkada segera dilaksanakan,” kata Oma Hapsa Towoliu, warga Politeknik berusia 65 tahun ini. Selain lansia, aksi simpati ini juga didukung para sopir mikrolet dan Pedagang Kaki Lima (PKL), akademisi, mahasiswa dan anak sekolah serta simpatisan lainnya.
Pantauan Swara Kita, sementara aksi berjalan, para aparat kepolisian bahkan rela berpanas-panas serta kehujanan untuk menjaga kelancaran aksi pengumpulan Koin Peduli Pilwako Manado. “Pilkada 17 Februari 2016 yang telah ditetapkan KPU merupakan pesta demokrasi dan pesta rakyat yang dilaksanakan setiap 5 tahun sekali. Apalagi, hak politik rakyat dilindungi dalam UU, yakni hak dipilih dan hak memilih. Untuk itulah, sebagai dukungan terhadap KPU kami warga kota turun mengumpulkan koin peduli Pilwako sebagai tanda bahwa rakyat butuh penyaluran aspirasi. Untuk itu, saya serukan, jangan rampas dan belenggu suara rakyat!,” teriak Nyong Bilandatu, PKL Pasar 45 yang juga salah satu koordinator aksi tersebut di depan Zero Point.
Sementara itu, puluhan komunitas waria Manado juga ikut ambil bagian. Dengan gaya khas mereka ikut menarik perhatian para pengguna lalulintas saat melintas di depan Mantos Boulevard. Bahkan, tanpa sungkan komunitas ini menyatroni salah satu rumah kopi yang berada di bilangan Sario. ”Aksi kalian sangat simpati dan menggugah, kami mendukung penetapan KPU 17 Februari dilaksanakan Pilkada langsung,” ujar Udin, sopir mikrolet. 
Aksi yang digelar secara serentak di 10 titik ini, yakni di depan Mantos, Megamas, seputaran Lapangan Sparta Tikala, Patung Kuda Paaldua, Karombasan, Sario, bundaran Singkil, Pasar Tuminting, Jln 17 Agustus, serta Zero Point, berjalan aman. Massa aksi peduli Pilwako Manado ini kemudian membubarkan diri setelah pukul 15.00 Wita.
Aksi yang digelar Forum Masyarakat Peduli Pilwako Manado (FPMP2M) itu akhirnya bisa mengumpulkan 885 koin yang terdiri dari uang logam dengan nominal Rp1000 (105), Rp500 (237), Rp200 (360), Rp100 (180) dan Rp50 (3). Ditambah dengan sumbangan uang kertas, semuanya bertotal Rp1.408.150. “Kami tidak melihat dari jumlahnya, namun kami gembira karena aksi kami ini mendapatkan simapti dan respon positif dari rakyat Manado. Ini bukti bahwa keinginan agar Pilwako Manado di tanggal 17 Februari mendatang sudah menjadi keinginan bersama seluruh warga Manado. Dan annti, seberapa pun hasil aksi koin kami ini, semuanya akan kami serahkan ke KPU Manado,” ujar Tommy Sumelung SH, Koordinator Lapangan FPMP2M.
Lebih lanjut Tomsu, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa aksi ini akan berlanjut hingga Jumat (29/1) hari ini. “Kami akan turun kembali untuk aksi peduli Pilwako Manado ini. Jadi, sekali lagi, kami mohon maaf kepada warga Manado, terutama para pengendara bermotor, sekiranya aksi kami ini menimbulkan macet-macet kecil. Tapi yakinlah, demi kepentingan kita semua, mari kita bersama-sama melakukan gerakan rakyat agar aspirasi menggelar pilkada tidak lagi dihalang-halangi sejumlah oknum yang memiliki agenda tersembunyi,” imbuh aktivis antikorupsi yang juga adalah Ketua LSM Laskar Anti Korupsi (LAKI) Sulut ini.
Diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan hari H pemungutan suara digelar Rabu, 17 Fabruari 2016 mendatang. Keputusan ini sudah secara resmi diumumkan KPU kepada tiga pasangan calon dalam acara sosialisasi dan penyampaian Keputusan KPU Manado No.01/Kpts/KPU-Mdo-023/Pilwako/2016 tentang Perubahan Atas Keputusan KPU Manado No.01/Kpts/KPU-Mdo-023/Pilwako/2015 tentang Pedoman Teknis Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Manado tahun 2015, di Hotel Swissbell Manado, Sabtu (23/1/2016) malam.
Oleh KPU Manado memastikan kalau Pilkada Manado 17 Februari 2016 sudah harga mati, karena sudah melalui proses sesuai peraturan. “Kami telah melakukan konsultasi ke KPU RI didampimgi KPU Provinsi. Setelah membawa semua apa yang menjadi permintaan, maka sudah diputuskan bahwa Pilkada Manado dilaksanakan Rabu 17 Februari 2016. Sebelum memutuskan tanggal ini, ada banyak hal dan masukan. Jadi sebagaimana sudah dilaksanakan sebelumnya, sesungguhnya Pilkada ini adalah kategori Pilkada 9 Desember 2015. Jadi semua tahapan sudah kita lalui waktu lalu, dan 17 Desember 2016 tinggal pemungutan dan penghitungan suara,” jelas Ketua KPU Manado Jusuf Wowor.(dsw)

Selengkapnya bisa juga dibaca di SKH Swara Kita dan e-Paper www.swarakita-manado.com edisi Jumat 29 Januari 2016.


« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment