Berita Terbaru

Wednesday, January 27, 2016

Kepala Bappeda dampingi Penjabat Walikota Manado terima data satelit LAPAN
by donwu - 0

Penjabat Walikota Manado/Kepala Bappeda Sulut Royke O Roring bersama Kepala Bappeda Manado Manado Peter KB Assad an tim di kantor LAPAN, Jakarta, Rabu (27/1/2016).(foto: ist)
JAKARTA, SMCOM—Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Manado Peter KB Assa ST MSc PhD, Rabu (27/1/2016), mendampingi Penjabat Walikota Manado yang juga Kepala Bappeda Sulut Ir Royke O Roring (ROR) menghadiri acara serah terima Data Satelit Penginderaan Jauh Resolusi Tinggi dan Focus Group Discussion (FGD) Pemanfaatan Penginderaan Jauh untuk Mendukung Nawacita, yang digelar Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), di Pekayon Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Data satelit yang diterima khusus wilayah Manado berjumlah 11 data: 5 data Satelit Pleiades (th 2013 dan 2014), 1 Data satelite world view (2013), 1 Data Satelite SPOT-7 (2015), 2 data SPOT-6 (2015), dan 2 Data Satelit Landsat-8 (2015). Dengan Level: 1T 1 GT (Landsat) Ortho (SPOT) Primary dan ortho (Pleiades), format GeoTif (Airbus digital globe, dan Landsat) JP2000 (SPOT). “Serah terima data ini merupakan implementasi Undang-undang Nomor 21 Tahun 2013 tentang Keantariksaan dan Inpres Nomor 6 Tahun 2012,” ujar Assa.
Dikatakannya, LAPAN diamanatkan untuk menyediakan data penginderaan jauh beresolusi rendah, menengah, dan tinggi bagi seluruh instansi pemerintah. Data penginderaan jauh tersebut berlisensi pemerintah, dengan demikian kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dapat meminta data tersebut dari LAPAN. Bahkan, untuk melengkapi data yang dimiliki, mulai Desember 2014, Lapan juga menerima citra satelit resolusi tinggi SPOT-7 dengan resolusi spasial 1,5 meter.
“Dengan adanya lisensi pemerintah tersebut, maka pengadaan citra menjadi satu pintu di LAPAN. Dengan demikian akan meningkatkan efisiensi anggaran negara untuk pengadaan citra, dan mencegah terjadinya duplikasi dalam pengadaan citra penginderaan jauh,” ujar Assa mengutip Deputi Bidang Penginderaan Jauh LAPAN, Dr Orbita Roswintiarti.
Saat ini kebutuhan citra satelit beresolusi tinggi semakin meningkat. Bahkan kini kebutuhan data penginderaan jauh hingga resolusi di bawah 60 centimeter. Hal ini disebabkan, adanya kebutuhan citra yang semakin detail dan untuk membuat peta berskala 1:2500 bahkan hingga skala 1:1000. Data SPOT-6 yang ada, baru mampu mendukung untuk pembuatan peta skala 1:5000.(dsw)

Selengkapnya bisa dibaca di SKH Swara Kita dan e-Paper www.swarakita-manado.com
Edisi Kamis 28 Januari 2016.
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment