Berita Terbaru

Thursday, January 21, 2016

Kepada korban longsor Batukota, Roring sampaikan dukacita
by donwu - 0

Jenazah Fredy Tengker saat dievakuasi warga setempat, Kamis (21/1/2016) pagi.(foto: farry/sk)
MANADO, SMCOM—Cuaca ekstrim yang melanda Manado sejak Rabu (20/1/2016) sore, mengakibatkan Fredy Tengker, 61 tahun, warga Kelurahan Batukota Lingkungan VIII Kecamatan Malalayang, tewas terseret air dan longsoran tanah Kamis (21/1/2016) pagi sekitar Pukul 08:15 Wita. 
"Korban tewas bukan karena tertimbun tanah longsor, melainkan terseret dengan air sungai dan longsoran tanah. Korban hanyut sekitar kurang lebih 20 meter dengan posisi kepala di bawah dan kaki di atas. Beruntung korban tak terseret lebih jauh karena terhalang batang pohon kelapa. Warga yang melihat korban langsung melakukan evakuasi," ungkap Camat Malalayang, Laurens Umboh. 
Penjabat Walikota Manado Royke O Roring yang saat ini sedang berada di Jakarta mengaku mendengar kejadian ini dan langsung memerintahkan instansi terkait untuk turun ke lokasi kejadian. “Saya sudah menerima laporan ada korban di Batukota. Menurut informasi, korban sementara menimba air di lahan perkebunan, kemudian terjadi tanah longsor yang menimpa korban, lalu korban terseret air dan tanah longsor. Saat dievakuasi aparat dibantu warga, korban dinyatakan sudah meninggal dunia. Atas nama pribadi, keluarga Roring Lumanauw, serta selaku Penjabat Walikota mewakili seluruh jajaran pemerintah kota, saya sampaikan turut berdukacita dan bersimpati terhadap keluarga atas peristiwa yang telah terjadi,” ujar Roring.
Diketahui, Kamis hari ini Roring masih berada di Kantor Kementrian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) di Jakarta dalam rangka percepatan bantuan bencana banjir dari Pemerintah Pusat senilai Rp213 Milyar.(wan)

Selengkapnya bisa dibaca di SKH Swara Kita dan e-Paper www.swarakita-manado.com
Edisi Jumat, 22 Januari 2016.

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment