Berita Terbaru

Monday, January 25, 2016

Gugatan JOS-ASLI ditolak MK, PaKar tinggal tunggu pelantikan
by donwu - 0

Tetty Paruntu dan Franky Wongkar tinggal menunggu pelantikan Bupati dan Wabup Minsel 2016-2021.
JAKARTA, SMCOM—Mahkamah Konstitusi (MK) akan kembali memutus 26 perkara Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Kepala Daerah 2015. Sidang pleno putusan tersebut dilaksanakan Senin (25/1/2016) di kantor MK, Jln Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Dari 26 perkara PHP tersebut salah satunya sengketa Pilkada Minsel. Sidang ini merupakan sidang lanjutan dari 147 permohonan PHP kepala daerah 2015 yang harus diputus MK. Sebelumnya, MK memutus 89 perkara, 83 di antaranya ditolak MK dan lima lain ditarik pemohon.
Dengan putusan MK ini, akhirnya pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Minsel, Christiany Eugenia ‘Tetty’ Paruntu SE dan Franky Donny Wongkar SH MH boleh bernafas lega. Atas putusan ini, maka pasangan berjuluk PaKar (Paruntu-Wongkar) ini tinggal menunggu jadwal pengesahan pelantikan sebagai Bupati dan Wakil Bupati periode 2016-2021.
Ketua KPU Minsel Fanly Pangemanan ketika dikonfirmasi menjelaskan, bahwa sesuai dengan putusan MK yang menolak gugatan Pemohon (pasangan Johny RM Sumual SE SH dan Annie S Langi atau JOS-ASLI), maka pihaknya akan segera melakukan tahapan yakni menetapkan pemenang Pilkada Minsel. "Besok (hari ini, red) akan kami plenokan pemenang Pilkada Minsel, hal ini karena MK telah memutuskan gugatan pemohon ditolak," ujar Pangemanan.
Sebegaimana penjelasan Dantje Kaligis SH selaku tim pengacara PaKar, bacaan putusan sidang MK dimulai sekitar pukul 09.35 WIB, oleh sembilan Hakim Konstitusi masing-masing Ketua merangkap anggota yaitu Arief Hidayat, Anggota Anwar Usman, Manahan Sitompul, I Dewa Gede Palguna, Patrialis Akbar, Maria Farida Indrati, Aswanto, Wahiduddin Adams, dan Suhartoyo. Hakim Konstitusi memutuskan perkara Nomor 37/PHP.BUP-XIV/2016.
"Dalam proses pembacaan putusan tersebut, Hakim Arief dan Palguna yang mengadili pada tingkat pertama dan terakhir, menjatuhkan putusan menolak permohonan pemohon dalam perkara PHP Pilkada Minsel yang diajukan JOS-ASLI. Dan mengabulkan eksepsi Termohon I (KPU Minsel) dan Termohon II (PaKar),” ungkap Kaligis.
Ditambahkan Kaligis, putusan tersebut atau amar putusan ini mengabulkan eksepsi Termohon dan eksepsi Pihak Terkait mengenai kedudukan hukum (legal standing) JOS-ASLI, dan permohonan JOS-ASLI tidak dapat diterima. "Itu diputuskan dalam rapat permusyawaratan Hakim Konstitusi," ujarnya.(ser)

Selengkapnya bisa dibaca di SKH Swara Kita dan e-Paper www.swarakita-manado.com
Edisi Selasa 26 Januari 2016.

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment