Berita Terbaru

Thursday, January 28, 2016

Awas!!! Bolmong Raya jadi sarang empuk peredaran narkoba
by donwu - 0

Tersangka pengedar narkoba di Kotamobagu diamankan Polda Sulut.
MANADO, SMCOM—Kerja keras aparat kepolisian untuk membongkar dan menangkap sindikat peredaran narkoba di daerah ini, kembali membuahkan hasil. Kali ini, lelaki MRO alias Oi (53), ditangkap Tim Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulut, Selasa (26/1/2016) sekitar pukul 18.30 Wita, di sebuah cafe di Kotamobagu Barat, Bolaang Mongondow. Dengan demikian, selang bulan Januari 2016 ini, Polda Sulut berhasil mengungkap sedikitnya tiga kasus peredaran narkoba jaringan internasional dan antar pulau.
Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Sulut, Kombes Pol Edy Djubaedi mengatakan, sebelumnya sudah ada tiga tersangka berasal dari dua kelompok jaringan berbeda. Kelompok I terdiri dari  tersangka SH dan IU adalah satu jaringan. Dari pengakuan mereka, sabu berasal dari Tawawo, Malaysia. “Sedangkan kelompok II dengan tersangka MRO, sabu berasal dari Samarinda Kalimantan Timur. Semua penangkapan dilakukan di wilayah Bolmong,” ungkap Djubaedi, saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah awak media, di Mapolda Sulut, Rabu (27/1/2016).
Dari informasi yang dirangkum menyebutkan, penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan kasus dengan diringkusnya empat tersangka bersama barang bukti (babuk) sabu-sabu belum lama ini. Awalnya, Sabtu (23/1/2016) dini hari, Timsus Dit Resnarkoba Polda Sulut yang dipimpin AKBP Samsurijal Mokoagow, menangkap tiga pengedar narkoba masing-masing SH (31), JK (44) dan WH (49), ketiganya warga Luwuk dan Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), dan mengamankan barang bukti 2 paket sabu seberat 0,7 gram dan sebuah Hand Phone. Para tersangka diringkus di perbatasan Bolaang Mongondow (Bolmong)-Gorontalo, selanjutnya diamankan di Mapolda Sulut. JK dan WH dijadikan sebagai saksi untuk melengkapi data, sedangkan SH langsung ditahan.
Selanjutnya hasil pengembangan, Senin (25/1/2016) sekitar pukul 11.45 Wita, tim kembali melakukan penangkapan saat menggelar razia narkoba di wilayah Bolmong. Sebanyak 14 paket kecil sabu berhasil disita dari tersangka, IU (26). Barang haram ini ditemukan dalam lipatan jaket bercorak loreng milik tersangka. Barang bukti lain yang juga disita antara lain 1 buah pipet kaca, 1  buah jaket dan 1 buah HP Nokia warna biru tua. Nah, dari tangkapan tersebut mulai membuka pintu penangkapan bagi tersangka lain. Alhasil, tersangka Oi akhirnya tertangkap bersama babuk berupa 5 paket sabu yang disimpan di dalam bungkus rokok, tissue dan sebuah HP Nokia warna merah.
Terkait adanya narkoba yang berasal dari Samarinda, Dirresnarkoba menegaskan akan berkoordinasi dengan Polda Kaltim untuk segera melakukan penyelidikan dan pengembangan. Selain itu, pasal yang dikenakan untuk para tersangka adalah Pasal 112 Sub 114 UU Nomor 35 tahun 2009 dan Jo 132 KUHP. “Kami akan terus mengembangkan kasus ini dengan memantau dan memburu jaringan lainnya.  Untuk ancaman hukuman bagi tersangka minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara, dan didenda minimal 1 miliar, maksimal denda sampai dengan 10 miliar rupiah,” tegasnya.
Sementara itu Kabid Humas Polda Sulut, AKBP Wilson Damanik SH, kembali mengapresiasi peran serta masyarakat yang telah memberikan informasi kepada polisi. Menurutnya, pemberantasan narkoba menjadi tanggungjawab bersama, bukan hanya tugas Polisi saja. “Terima kasih kepada masyarakat. Berkat informasi yang diberikan, Polisi berhasil membongkar peredaran narkoba ini. Mari kita sama-sama peduli untuk memberantas peredaran narkoba,” pungkas Damanik.(oby)

Baca juga: Polda Sulut ringkus sindikat narkoba Internasional

Selengkapnya bisa dibaca di SKH Swara Kita dan e-Paper www.swarakita-manado.com Edisi Kamis 28 Januari 2016.

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment