Berita Terbaru

Thursday, December 31, 2015

Terima keringanan pajak, Masyarakat pertanyakan beban tambahan
by yunita Cantik - 0

Sejumlah STNK dan BPKB yang siap di daftarkan
di Samsat Bolmong 

Lolak—Berakhir sudah batas waktu Peraturan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), No 17 tahun 2015, tentang pemberian keringanan, pengurangan dan pembebasan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) bagi warga Sulawesi Utara.
Namun sayang, hal ini masih meninggalkan pertanyaan dari masyarakat, terkait biaya tambahan yang di bebankan oleh Unit Pelaksana Tekhnis Daerah (UPTD) Dinas Pendapatan Samsat Bolaang Mongondow (Bolmong) yang di pimpin oleh Oldy Nelwan. Pasalnya menurut masyarakat, pada setiap pembayaran pajak, mereka masih di bebani biaya pendaftaran sebanyak Rp70 ribu untuk setiap kendaraan yang masuk tanggungan pajak. “selain itu, untuk Jasa raharja juga naik bersama dendanya, sedangkan untuk STNK biayanya 175 ribu, belum dengan biaya fisik dan lainnya,” keluh Yowan Pangandaheng warga Dumoga, seraya menunjukan perhitungan yang di rinci oleh Kepala Samsat Bolmong.
Untuk itu, Kepada Pemerintah melalui Samsat SUlut, Yowan  mempertanyakan biaya tambahan tersebut, serta meminta sosialisasi kembali terkait prosedur pembayaran pajak serta assuransi Jasa raharja yang dinilai tidak pernah menyentuh korban lakalantas. Pelaksana Samsat Sulut, “yang lain ada, yang lain tidak ada biaya pendaftaran. Selain itu, untuk biaya asuransi jasa raharja juga kami dikenakkan denda. Kami minta penjelasan untuk ini semua,” katanya.
Dilain tempat, Pemerhati ekonomi Bolmong Raya (BMR), Rico Tambayong menilai, keluhan seperti yang disampaikan masyarakat adalah salah satu penyebab rendahnya minat masyarakat membayar pajak dikarenakan banyaknya tambahan biaya, diluar harga penetapan pajak, yang di bebankan kepada para penanggung pajak. “setiap tahun keluhan pelayanan dari samsat selalu ada. Namun sayang, Pergub yang ada, dinilai tidak bisa meringakan beban masyarakat untuk membayar pajak, karena masalahnya seperti ini,” kata Rico kemarin.
Kepala UPTD Samsat Bolmong, Oldy Nelwan ketika di tanya, membenarkan bahwa biaya pendaftaran pembayaran pajak adalah sesuai nominal yang sudah di tentukan. Sedangkan untuk STNK adalah sebesar Rp175 ribu, di tambah beban jasa raharja yang nominalnya mecapai Rp200 ribu. “sama saja, motor atau mobil sama Rp70 ribu pendaftarannya. Kalau kamu bayar normal sudah dua kali lipat,” terang Nelwan seakan meyakinkan jika hal tersebut sudah ada dalam peraturan pembayaran pajak.
Terinformasi, batas waktu untuk pelayanan pemberian keringanan bagi para penanggung pajak kendaraan bermotor oleh seluruh UPTD Samsat, termasuk yang ada di Bolmong Raya, Kamis (31/12) hari ini, hingga pukul 13.00 wita. (yede).
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment