Berita Terbaru

Wednesday, December 16, 2015

Soal Pilwako Manado, Dirjen Otda Diminta Amankan UU Pilkada
by donwu - 0

Pilkada Manado masuk tahap I Pilkada Serentak 2015.
MANADO, SMOcom—Bergulirnya informasi bakal terjadi penundaan Pilwako Manado hingga tahun 2017 menuai banyak protes masyarakat. Kali ini, menurut Ketua Umum Aliansi Masyarakat Transparansi Indonesia (AMTI) Tommy Turangan SH, pentingnya Pejabat Gubernur Sulut yang juga Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Otda) Soni Sumarsono mengamankan dan menjalankan perintah dari Undang-Undang (UU) Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pilkada.
”Manado masih dalam tahap I Pilkada Serentak 2015, sehingga dengan ini jelas penjabaran UU Nomor 8 Tahun 2015 wajib hukumnya Pak Soni Sumarsono sebagai Pejabat Gubernur Sulut mengamankan Pilkada Serentak 2015. Jangan ada penundaan hingga tahun 2017, kalau terjadi penundaan itu berarti ada pelanggaran aturan,” kata Turangan, Rabu (16/12/2015).
Turangan berujar, bahwa selain perlu diamankan UU, Somarsono juga harus konsisten mewujudkan apa yang telah diucapkannya, dimana sebelumnya Sumorsono mengatakan Pilwako Manado akan tetap dilaksanakan Desember 2015 ini. Tak hanya itu, Turangan meminta Sumarsono sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah agar konsisten menyelamatkan proses demokrasi di Manado. (Baca: Dirjen Otda: Pilkada Manado 2017 Tidak Masuk Akal http://www.swaramanado-online.com/2015/12/dirjen-otda-pilkada-manado-2017-tidak.html)
”Jangan menjadi pejabat daerah yang inkonsisten, warga Sulut dan Manado khususnya berharap Pak Sumarsono agar memikirkan kepentingan masyarakat. Apalagi Pak Sumarsono sudah menyampaikan dimedia massa bahwa Pilwako Manado dilaksanakan 21 Desember 2015, jangan berikan alasan apapun, ini hukumnya wajib dilaksanakan Pilwako Manado 2015 ini,” ujar Turangan tegas.(stc/dsw/skh-swarakita)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment