Berita Terbaru

Friday, December 11, 2015

Pemuda Katolik Desak Bawaslu Jangan Ragu Tindaki Pelaku Serangan Fajar
by Unknown - 0

Stephanus Mangoting.
MANADO, SMOcom—Menjelang Pilwako Manado, modus money poltics atau politik uang semakin gencar dilakukuan. Yang paling umum dilakukan sering diistilahkan serangan fajar, yakni calon pemilih akan diberi berbagai bentuk hadiah, mulai dari uang tunai hingga berbentuk barang dari peserta pilkada, tujuan untuk mempengaruhi pilihan.
Terbukti pada Selasa (8/12/2015) dini hari, tim salah satu pasangan calon (paslon) tertangkap tangan pemerintah setempat saat beroperasi di wilayah Kecamatan Paaldua. Di dalam mobil ditemukan sembako yang sudah dibungkus plastik. Laporan warga yang menyaksikan, menyebutkan bahwa aparat pemerintah kecamatan sempat beradu mulut dengan salah satu oknum yang membagi-bagikan sembako tersebut. (Baca: Mertua Salah Satu Calon Walikota Manado Tertangkap Tangan Bagi-Bagikan Sembako? http://www.swaramanado-online.com/2015/12/mertua-salah-satu-calon-walikota-manado.html)
Hal ini membuat sejumlah elemen organisasi kepemudaan berang. Setelah sebelumnya Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Manado yang mengecam aksi tidak terpuji tersebut, kemudian Karang Taruna (KT) Manado yang meminta Bawaslu Sulut agar memproses hukum pelaku suap tersebut, yang terbaru, Pemuda Katolik (PK) Manado angkat bicara terkait money politics tersebut. “Kasus serangan fajar ini jangan disepelekan, kami meminta proses pelanggaran pilkada ini segera diproses, dan Bawaslu harus terbuka dalam mengungkapkan kasus ini. Jangan hanya diam saja,” tegas Ketua Pemuda Katolik Manado, Stephanus Mangoting, Kamis (10/12/2015) siang di Winangun.
Lanjutnya, kasus ini harus segera dituntaskan supaya tidak berlarut-larut dan tidak dibiarkan membias begitu saja. “Kami teirus memantau sejauh mana Bawaslu menanggapi masalah serangan fajar ini, karena ini sudah terbukti melakukan pelanggaran terhadap pelaksanaan Pilkada Manado,” tukasnya. Pemuda Katolik pun mendesak agar Bawaslu Sulut harus cepat tuntaskan masalah ini, secara transparan agar diketahui masyarakat luas. “Kalau diketahui ada unsur-unsur yang memang terbukti harus dianulir yang segera dianulir keikutsertaan paslon tertentu yang berkait dengan pelanggaran tersebut dan jangan ragu untuk bertindak cepat,” tegas Mangoting.(wan/skh-swarakita)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment