Berita Terbaru

Saturday, December 5, 2015

Lagi, Walikota GSVL ukir prestasi Nasional di akhir periode
by donwu - 0

WALIKOTA Manado GS Vicky Lumentut menerima penghargaan nasional berupa Satya Lencana Aditya Karya Mahatvayodha 2015 dari Karang Taruna yang diserahkan Ketua Umum PNKT Didik Mukrianto, Sabtu (5/12/2015) sore.(foto: ist)
MANADO, SMOcom—Di akhir jabatannya sebagai Walikota Manado periode 2010-2015, GS Vicky Lumentut (GSVL) kembali mengukir prestasi nasional. Dimana karena dianggap berhasil dan mensejahterahkan masyarakat dengan program-program pro rakyat selama 5 tahun kepemimpinannya, maka Walikota GSVL menerima penghargaan nasional berupa Satya Lencana Aditya Karya Mahatvayodha 2015 oleh Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) dalam kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Karang Taruna se-Indonesia, Sabtu (5/12/2015) sore di Hotel Sintesa Peninsula Manado.
Ketua Umum PNKT, Didik Mukrianto SH MH dalam sambutannya mengatakan, pemberian penghargaan Satya Lencana Aditya Karya Mahatvayodha kepada Walikota GSVL dan sejumlah kepala daerah se-Indonesia ini berupa kategori Pembina Utama di Kabupaten/Kota yang dinilai telah berhasil membuat perubahan dan peningkatan kesejahteraan masyarakatnya. Termasuk menjadi Pembina yang baik terhadap organisasi Karang Taruna di daerah. "Keberadaan Karang Taruna di Indoneisa, seperti diketahui sangat berbeda dengan organisasi lainnya di Indonesia. Kader dan pengurus Karang Taruna, selalu menciptakan inovasi dan terobosan dalam menunjang semua program pemerintah khususnya masalah sosial dan kemasyarakatan. Hal inilah yang membuat Karang Taruna patut memberi apresiasi yang tinggi pada sejumlah kepala daerah pilihan termasuk Walikota Manado Pak Vicky yang sudah hampir lima tahun ini mengabdikan diri untuk pembangunan dan peningkatan kesejahteraan rakyatnya,” ungkap Didik.
Karang Taruna mengakui program unggulan yang dijalanlan Pemkot Manado selama hamper 5 tahun ini telah terbukti, seperti pemberian pelayanan pengobatan gratis memalui program Universal Coverage (UC), Pembangunan Berbasis Lingkungan (PBL), Santunan Dana Duka, upah di atas UMP untuk tenaga kebersihan dan kepala lingkungan, insentif untuk rohaniwan, yang seperti diketahui mulai ditiru daerah lainnya di Indonesia. “Ini merupakan program yang fenomenal dan luar biasa yang mendapat pengakuan dari sejumlah kepala daerah lainnya,” ujar Didik. Sehingga tak heran, lanjut Didi, GSVL bisa terpilih menjadi Ketua Walikota se-Indonesia melalui organisasi Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI). “Saya sangat salut dan angkat topi sama beliau ini, memang orangnya cerdas dan sangat familiar dengan siapa saja," puji Anggota DPR-RI ini.
Walikota GSVL sendiri terharu dengan penghargaan ini, karena dirinya tak menyangka akan mendapat penghargaan lagi di ujung tugasnya sebagai Walikota Manado. “Terima kasih, penghargaan ini tak akan saya terima kalau masyarakat Manado tidak mendukung program yang telah dijalankan. Karenanya saya persembahkan penghargaan ini untuk rakyatku di Manado,” ujarnya.
Dan kepada generasi muda Karang Taruna yang menyelenggerakan Rakernas di Manado, Walikota GSVL berharap menghasilkan keputusan-keputusan cerdas dan strategis guna kepentingan pembangunan Indonesia. “Semoga Rakernas Karang Taruna yang diketahui diikuti generasi pewaris masa depan di Indonesia, akan mendapatkan hasil yang gemilang untuk masa depan dari bangsa dan negara ini,” ucap GSVL.
Dan di penghujung periodenya sebagai Walikota Manado, GSVL juga mengaku berbangga dan senang Manado ditunjuk dan dipercayakan jadi tuan rumah Rakernas Karang Taruna 2015 yang dihadiri ratusan utusan generasi emas yang handal dari 34 Provinsi di Indonesia. “Kiranya hajatan nasional ini, boleh membawa berkat tersendiri bagi warga yang ada di Manado. Apalagi ada bakti social yang dilakukan di kota ini,” kata GSVL.(dsw/skh-swarakita)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment