Berita Terbaru

Saturday, December 12, 2015

Ketua Tim Ai-JA: Merugikan, KPU Manado Harus Dituntut
by donwu - 0

Benny Parasan.
MANADO, SMOcom—Masyarakat Manado sempat dibuat kaget dengan penundaan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwako) Manado yang disebabkan oleh adanya putusan sela dari Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) Makassar, terkait dengan gugatan pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota, Jimmy Rimba Rogi dan Boby Daud. Hal ini pun mendapat perhatian dari berbagai kalangan, termasuk dari para calon dan tim pemenangan.
Seperti diungkapkan anggota Komisi B Dekot Manado, Benny Parasan, yang mengatakan bahwa penundaan Pilwako Manado telah merugikan banyak pihak. “Ini harus disikapi secara serius oleh Dekot Manado sebagai lembaga pengawas jalannya pemerintahan. Kerugian pemerintah yang telah menganggarkan 20 miliar rupiah untuk dana pilkada serentak tidak boleh enteng. KPU harus bertanggungjawab atas kerugian ini,” tegas Parasan di gedung Parlemen, Jl Balaikota Tikala, Jumat (11/12/2015) kemarin.
Lanjutnya, selain pemerintah dan masyarakat umum, para pasangan calon juga sangat dirugikan dengan penundaan ini, tentu ini sangat berpengaruh dalam pemilihan nanti. Menurutnya, jika hal itu harus dilaporkan secara hukum, maka KPU Manado harus dituntut secara pidana, karena kelalaian dan ketidaktegasan dalam menentukan sikap. “KPU harus dipidanakan, karena tidak tegas dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi sebagai lembaga penyelnggaran Pilkada. Jika KPU bertindak tegas, maka tidak akan terjadi yang namanya TMS (tidak memenuhi syarat), kemudian MS (memenuhi syarat), lalu kembali di TMS, dan di MS lagi, yang berujung pada PT TUN,” tukas Parasan, politisi Partai Gerindra yang juga Ketua Tim Pemenangan Harley Mangindaan-Jemmy Asiku ini.(wan/skh-swarakita)

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment