Berita Terbaru

Thursday, December 10, 2015

GSVL-MOR Minta KPU Akomodir Imba-Boby
by Unknown - 0

GS Vicky Lumentut (tengah) bersama Jimmy Rimba
Rogi dan istrinya saat bersua belum lama ini.
MANADO, SMOcom—Putusan Sela Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT-TUN) Makassar Nomor 21/PEN/Pilkada/2015/PT TUN Makassar pada Selasa (8/12) sore, terkait gugatan dari pasangan calon Walikota-Wakil Walikota Manado Jimmy Rimba Rogi dan Boby Daud (Imba-Boby), berimbas harus ditundanya waktu pelaksanaan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwako) Manado. 
Terkait hal itu, ketika PT-TUN Makassar telah mengabulkan gugatan Imba-Boby, maka pasangan GS Vicky Lumentut-Mor D Bastiaan (GSVL-MOR) minta KPU supaya mengakomodir mereka untuk kembali masuk dalam bursa pencalonan di Pilwako Manado 2015 ini. “Demi untuk keamanan dan ketetiban di Manado, dan demi untuk menampung aspirasi rakyat Manado, maka saya dan Pak Mor mengharapkan supaya keempat pasangan calon, 1, 2, 3, 4 untuk diikutsertakan dalam Pilwako Manado. Jadi kami minta kepada penyelenggaran untuk mengakomodir Imba-Boby sebagai peserta Pilwkao 2015. Kami berharap ini juga diterima agar masyarakat Manado menerima keputusan yang diambil oleh KPU,” ungkap GSVL didampingi Mor saat konferensi pers, Kamis (10/12/2015 sore.
Karena alasannya, lanjut dia, sejak awal dirinya menyatakan bahwa lebih banyak peserta maka lebih baik, supaya masyarakat banyak pilihan. “Kemudian kita tahu bersama bahwa paslon 2 sudah ikut kampanye selama 40 hari dan sudah selesai, sudah mengeluarkan ongkos politik yang tidak sedikit, sudah berkorban, begitu juga pendukungnya sudah berkorban. Oleh karena itu kami mendesak agar KPU mengakomodir paslon 2 untuk ikut dalam Pilwako 2015 ini. Itu sikap dan pandangan kami, dan semua ini kami lakukan untuk keutuhan Manado, karena bagi saya dan Pak Mor keamanan itu lebih penting, mahal harganya kalau kita gadaikan keamanan ini,” tegas GSVL.
Untuk merealisasikan apa yang jadi harapan ini, kami GSVL-MOR juga minta kepada KPU Manado supaya memanggil semua peserta Pilwako Manado untuk rapat bersama. “Panggil kami para peserta pilkada, jangan didiamkan. Karena sampai saat ini saya belum pernah mendapatkan undangan dari KPU untuk menjelaskan alasan penundaan Pilwako Manado ini. Undang kami semua para calon untuk bicara, dan kita buat kesepakatan bersama supaya dengan keputusan bersama empat pasangan calon ini yang akan menjadi dasar pelaksanaan pilkada. Karena kita melaksanakan pilkada ini kan untuk kepentingan rakyat banyak, bukan kepentingan sekelompok orang. Dan kalau masyarakat sudah bersepakat melalui kami peserta pilkada, maka kesepakatan itu yang menjadi pijakan pesta demokrasi kita di Manado,” tandas GSVL.(dsw-skh-swarakita)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment