Berita Terbaru

Friday, December 11, 2015

Dugaan Pemalsuan, Oknum Cawabup Bolsel Jadi Tersangka
by Unknown - 0

Kapolda Sulut, Brigjen Pol Wilmar Marpaung.
MANADO, SMOcom—Pelanggaran tindak pidana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di wilayah Sulut, rupanya sementara bergulir penanganannya oleh Tim Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Polda Sulut. Pasalnya, dari beberapa laporan yang masuk, ditemukan indikasi pidana dan bukti kuat sehingga dilanjutkan penanganannya hingga ke proses penyidikan. Tak hanya itu, dari laporan yang ditangani, sudah ada kasus yang berproses hingga ke kejaksaan.
Kapolda Sulut Brigjen Pol Wilmar Marpaung SH, melalui Kabid Humas AKBP Wilson Damanik, ketika dikonfirmasi membenarkan pihaknya sedang melakukan proses hukum terkait laporan pelanggran tindak pidana Pilkada tersebut. Damanik menjelaskan, laporan yang ditindaklanjuti Tim Gakkumdu, adalah kasus yang direkomendasikan Panitia Pengawas Pemilu Bolsel (Panwaslu) sesuai temuan dan bukti akurat yang dilimpahkan.
Dari laporan yang menonjol, terdapat oknum Calon Wakil Bupati (Cawabup) Bolsel yang terindikasi kuat melanggar hukum. “Jadi laporannya sesuai temuan dari pihak Panwas. Panwas yang mengolah temuan itu dan direkomendasikan ke tim sentra Gakkumdu, kemudian dibuat laporan polisi. Dari laporan itu, tim melakukan klarifikasi selanjutnya pemeriksaan saksi dan mengambil bukti-bukti,” kata Damanik, Kamis (10/12/2015) di Mapolda.
Lebih lanjut juru bicara Polda Sulut itu menegaskan, bahwa ada sejumlah laporan yang masih berproses klarifikasi serta masih dalam tahap penyelidikan. Meski demikian, sudah kasus yang dilimpahkan ke kejaksaan untuk dilakukan kelengkapan berkas ke tahap penuntutan. “Mungkin masih ada temuan dari pihak Panwas atau Bawaslu yang masih diolah. Tapi itu kewenangan mereka. Kalau sudah direkomendasikan dan ada laporan polisinya, itu yang kita tindaklanjuti. Sampai saat ini ada kasus yang berstatus P-19,” ungkapnya.
Sementara itu, dari data yang dirangkum di Mapolda Sulut, untuk perkembangan penanganan tindak pidana Pilkada hingga Senin (7/12) lalu, diantaranya temuan pelanggaran di Bolsel dengan terlapor Cawabup Bolsel Yusuf Mooduto, atas perkara pemalsuan dokumen. Dalam uraian kasus, kejadian terjadi Jumat (14/8) lalu sekitar pukul 10.00 Wita di KPU Bolsel. Mooduto melakukan pelanggaran dengan cara menyebar formulir model A KPK, yang ternyata terlapor belum memasukan laporan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di KPK.
Pihak pengawas pun langsung mengambil langkah, dengan membuat surat Panwaslu Bolsel Nomor 02/II/Panwas-PNS/VIII/2015 tanggal 27 Agustus 2015. Selanjutnya, temuan tersebut direkomendasikan dan dibuat laporan polisi Nomor LP/675/VIII/2015/Sulut/Res BM tanggal 27 Agustus 2015. Kini kasus ini tengah berproses penyidikan dengan menetapkan Mooduto sebagai tersangka, karena melanggar Pasal 184 UU Nomor 8 Tahun 2015. Selanjutnya berkas perkara masih berstatus P-19 dari Jaksa Penuntut Umum (JPU), dikarenakan tersangka berada di luar kota.(obi/skh-swarakita)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment