Berita Terbaru

Monday, November 9, 2015

Waspadai bencana, Mokodongan Panggil BLH,BPBD dan Dishut Sulut
by noberd losa - 0

MANADO,SMO.COM - Setelah mengalami musim panas berkepanjangan lebih dari 6 bulan, Provinsi Sulawesi Utara kini memasuki musim penghujan, namun dikhawatirkan ini berpotensi menyebabkan tanah longsor. Akibat Hujan yang terus menurus yang sangat lebat dapat membuat tanah terkikis.
Mewaspadai serta mencegah kemungkinan terburuk, pemerintah daerah diwajibkan merespon ini.
Guna mengetahui kesiapan pemerintah provinsi, komisi I DPRD Sulut menjadwalkan akan memanggil instansi terkait untuk mendapatkan laporan koorsnisai kerja, seperti halnya yang ditegaskan oleh Affan Rivandi Mokodongan anggota Komisi II.
"Kita mewaspadai kemungkinan terburuk saja, jangan sampai kejadian seperti tahun sebelumnya, setelah terjadi bencana baru bertindak akhirnya saling lempar tanggung jawab, ini karena koordinasi instansi terkait yang kurang," jelas Mokodongan yang juga anggota dewan termuda ini.
Lebih lanjut Mokodongan mengatakan, Badan Lingkungan Hidup (BLH), Dinas Kehutanan (Dishut) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) diwajibkan saling koordinasi.
"Hujan yang sangat deras dapat mengakibatkan banjir di beberapa daerah rawan, karena di banyak pepohonan yang mati akibat panas berkepanjangan berakibat tidak ada yang menyerap air hujan," ungkap Mokodongan.
Lanjutnya, sampai sejauh ini, tiga instansi terkait ini dinilai "adem ayem" melihat cuaca ini seakan tidak ada tindakan riil mewaspadai ataupun mencegah terjadinya banjir dan bemcana longsor.
Padahal menurut Mokodongan, dibeberapa titik rawan banjir seharusnya sudah ada sosialisasi pencegahan banjir dan bencana alam.
"Musim panas selama 6 bulan banyak membuat tumbuhan mati, dikhawatirkan di musim hujan tidak akan mampu menahan jumlah tampung air di tanah sehingga menyebabkan longsor selain itu sungai tidak dibersihkan dari sampah sehingga dikhawatirkan akan menyebabkan terjadinya sumbatan sehingga berdampal banjir," katanya.
Katanya, perkiraan BMKG musim hujan akan berlangsung sampai akhir desember dan data yang dirilis BNPB sendiri, Se indonesia bencana banjir yang paling banyak memakan korban.(Obe)

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment