Berita Terbaru

Friday, November 6, 2015

Warga Banjer dan Tikala Ares minta GSVL-MOR lanjutkan program pro-rakyat
by Unknown - 0

CALON Wakil Walikota Manado, Mor D Bastiaan, disambut sukacita warga saat kampanye dialogis di Lingkungan IV Kelurahan Banjer, Kamis (5/11/2015) sore.(foto: timGSVLMOR)
MANADO, SMOcom—Calon Wakil Walikota Manado, Mor D Bastiaan, melakukan kampanye dialogis dan tatap muka terbatas dengan warga di Lingkungan IV Kelurahan Banjer, Kamis (5/11/2015) sore. Mor yang didampingi sejumlah tokoh masyarakat Manado, antara lain mantan Walikota Wempie Frederik dan tokoh pendidikan dan budayawan Sulut Prof ABG Rattu, disambut sukacita warga setempat.
Adapun Calon Walikota GS Vicky Lumentut (GSVL) tidak bisa bersama-sama dalam tatap muka tersebut karena di jam bersamaan menghadiri pembukaan iven nasional Grand Final Paragliding Trip of Indonesia (TRoI) Seri 3 sekaligus peremian Hutan Raya Gunung Tumpa sebagai lokasi wisata dirgantara yang berlokasi di Gunung Tumpa Kelurahan Tongkaina, Kecamatan Bunaken Darat.
Tak menyia-nyiakan waktu, pada kesempatan itu Mor langsung memaparkan keberhasilan 8 program unggulan atau program pro rakyat selama 5 tahun GSVL menjabat Walikota Manado periode 2010-2015, antara lain pengobatn gratis melalui program Universal Coverage (UC), santunan dana duka, tunjangan naik bagi Kepala Lingkungan (Pala), insentif untuk rohaniawan, program berbasis lingkungan (PBL) Mapalus, dan lain sebagainya. Program-program itu pun ternyata telah dirasakan oleh masyarakat. “Pak, waktu anak saya sakit dan masuk rumah sakit, saya pakai program UC, dan semua gratis, tidak bayar,” ujar salah satu warga yang secara spontan menyambut pernyataan Mor. “Soal dana duka, sangat membantu keluarga yang berduka,” sambung warga lainnya.
Nah, untuk periode 2015-2020, jika masyarakat masih menginginkan GSVL melanjutkan kepemimpinannya bersama Mor, maka 8 program itu telah dirumuskan untuk ditingkatkan. Seperti, tunjangan Pala akan naik Rp3 juta per bulan, insentif rohaniawan akan naik menjadi Rp1,5 juta per bulan, santunan dana duka akan naik jadi Rp3 juta. Kemudian pelajar, yang sekolah di sekolah negeri akan digratiskan, tidak ada biaya. “Kecuali ada biaya yang diminta oleh Komite Sekolah, itu akan kami bicarakan dengan pihak sekolah dan Komite Sekolah itu sendiri,” ujar Mor.
Terkait pendidikan yang akan ditingkatkan adalah kualitas, dimana ada program seleksi mahasiswa yang akan melanjutkan studi di perguruan tinggi. “Yang ingin melanjutkan studi di perguruan tinggi, gratis, nanti Pemkot Manado yang akan biayai. Dia hanya siapkan ongkos ke kampus, dan semua biaya studi pemerintah yang biayai,” ujar Anggota Dekot Manado dua periode ini. Tetapi tentunya proses ini dilakukan melakui seleksi. “Jadi kami akan seleksi 3 orang tiap Lingkungan yang akan melanjutkan studi S1, kemudian 3 orang tiap Kelurahan untuk studi S2, juga 3 orang tiap Kecamatan yang akan melanjutkan studi S3,” terang Mor yang disambut antusias warga.
Usai kampanye dialogis, GSVL kemudian bergabung dengan Mor dan melakukan blusukan di Tikala Ares, menjumpai warga di rumah dan berdialog. Lanjutkan program pro-rakyat juga diharapkan warga Tikala Ares kepada GSVL-MOR.(dsw/skh-swarakita)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment