Berita Terbaru

Wednesday, November 4, 2015

Ubah trotoar jadi tempat parkir, Sekkot tegur pengelola Istanaku
by donwu - 0

FASILITAS umum yang coba diubah guest house ini menjadi tempat parkir.(foto: ist)
MANADO, SMOcom—Trotoar adalah jalur pejalan kaki yang umumnya sejajar dengan jalan dan lebih tinggi dari permukaan jalan yang dibuat untuk menjamin keamanan pejalan kaki yang melintas. Namun seringkali trotoar dimanfaatkan untuk tindakan ilegal seperti digunakan pengemudi motor untuk melewati kemacetan/mendahului, digunakan sebagai tempat parkir, berjualan, dan lain sebagainya.
Hal itu juga yang dijumpai Sekkot Manado MHF Sendoh di Kelurahan Lawangirung tepatnya di Komo Dalam. Dimana pengelola guest house Istanaku dengan beraninya membongkar fasilitas umum milik negara tersebut untuk kepentingan pribadi, yakni mengubah trotora menjadi tempat parkir kendaraan. Sontak saja, karena melakukan pelanggaran maka Sekkot pada Rabu (4/11/2015) marah dan menemui pemilik usaha tersebut. “Jumat minggu lalu sudah saya tegur ketika pengerjaannya masih sebagian, saya suadah tanyakan tentang pekerjaan ini apakah sudah ada izin dari pemerintah setempat atau belum,” ujar Sendoh dengan nada tinggi.
Dia menegaskan bahwa trotoar itu merupakan fasilitas umum yang dibiayayi negara dan fungsinya untuk pejalan kaki. “Jangan main bongkar atau main rusak. Okelah kalau nanti setelah dibongkar dibuat lebih bagus lagi, tapi semuanya itu harus mengikuti aturan. Konsultasikan dulu ke Dinas PU,” tegas Sekkot kepada pengelola guest house tersebut.
Sayangnya, Sekkota yang coba menemui pemilik guest house tersebut tidak berada di tempat dan hanya diterima salah satu pegawai bernama Heri Susanto. Terkesan kalau pemilik tempat usaha tersebut menghindar. “Saya tegaskan lagi, bahwa sanksi pidana bisa dikenakan kepada perusak fasilitas milik negara,” tandas Sendoh.(dsw/skh-swarakita)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment