Berita Terbaru

Friday, November 6, 2015

Soal kasus dana duka, ini pernyataan Lurah Ternate Baru
by donwu - 0

Lurah Ternate Baru, Iskandar Polontalo.
MANADO, SMOcom—Terkait dengan pengaduan Keluarga Kolondam-Wonggo (keluarga almarhumah Vintje Tapulu), warga Kelurahan Ternate Baru, Kecamatan Singkil, ke legislator di kantor Dekot Manado, Jl Balaikota Tikala, Kamis (5/11/2015) kemarin, karena disinyalir santunan dana duka sebesar Rp2,5 juta belum dicairkan, dibantah secara langsung Lurah Iskandar Polontalo.
Dikatakannya, dana duka itu sudah disalurkan kepada keluarga ahli waris terdekat dengan almarhumah. “Yang benar proses dana duka sudah berjalan dan sudah diserahterimakan, tapi diserahkan kepada Aminah Wonggo yang merupakan keluarga terdekat almarhumah Vintje Tapulu, bukan si Sarini Kolondam (pangadu, red) yang menerima,” ujar Polontalo saat menghadiri panggilan Komisi A Dekot Manado di gedung parlemen, Jl Balaikota Tikala, Jumat (6/11/2015). Menurutnya, santunan dana duka yang dimaksud sudah diproses untuk dicairkan. “Saya sudah mengambilnya kemarin (Kamis, red) dan akan diserahterimakan, hanya saja mereka yang belum datang mengambilnya,” kata Polontalo.
Dia mengungkapkan, yang mereka persoalkan sebenarnya terkait pengurusan sejumlah dokumen mengenai waris ahli waris almarhum. “Padahal yang mereka persoalkan yang sebenarnya mengenai surat keterangan kuasa sebagai ahli waris dan mendesak saya untuk segera ditandatangani. Mereka mau ikut mau mereka, padahal ini hal penting karena menyangkut waris, karena almarhumah Vintje Tapulu semasa hidupnya tidak memiliki keturunan karena tidak menikah,” ungkapnya.
(Berita terkait: Dana duka belum disalurkan, warga laporkan oknum Lurah http://www.swaramanado-online.com/2015/11/dana-duka-belum-disalurkan-warga.html )
Dirinya meminta, agar ahli waris membuat surat persetujuan keluarga yang menyatakan siapa yang berhak.  “Saya tidak mau masuk penjara, kami meminta untuk membuat surat persetujuan keluarga yang diketahui melibatkan pemerintah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat yang menetapkan dirinya (Sarini Kolondam, red) sebagai ahli waris,” ujarnya. Polontalo juga membantah pernyataan yang disampaikan Sarini jika dirinya menantang Walikota yang menyebut bahwa Lurah punya dekengan lebih kuat dari Walikota. “Ini adalah fitnah! Sungguh tidak benar apa yang disampaikannya,” tegas Polontalo.(wan/skh-swarakita)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment