Berita Terbaru

Friday, November 13, 2015

SMOcom, bertahan dan bertumbuh di tengah pesatnya industri media “dunia maya”
by donwu - 0

PEMASANGAN lilin angka 3, pertanda SwaraManado-Onlie.com genap beruisa 3 tahun. Syukuran sederhana ini diawali dengan ibadah yang dipimpin Pdt Rayus Sinampu STh MSi.(foto: farry/sk)
Maka apabila TUHAN, Allahmu, telah membawa engkau masuk ke negeri yang dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni Abraham, Ishak dan Yakub, untuk memberikannya kepadamu kota-kota yang besar dan baik, yang tidak kaudirikan; rumah-rumah, penuh berisi berbagai-bagai barang baik, yang tidak kauisi; sumur-sumur yang tidak kaugali; kebun-kebun anggur dan kebun-kebun zaitun, yang tidak kau tanami, dan apabila engkau sudah makan dan menjadi kenyang, maka berhati-hatilah, supaya jangan engkau melupakan TUHAN, yang telah membawa kamu keluar dari tanah Mesir, dari rumah perbudakan. Engkau harus takut akan TUHAN, Allahmu; kepada Dia haruslah engkau beribadah dan demi nama-Nya haruslah engkau bersumpah.

NATS Alkibat dalam Ulangan 6:10-13 di atas menjadi rujukan khotbah Pdt Rayus Sinampu STh MSi saat menyampaikan firman Tuhan dalam perayaan HUT ke-3 SwaraManado-Online.com (SMOcom), Jumat (13/11/2015) sore. Dalam ilustrasinya, Pdt Sinampu menggambarkan keberhasilan seseorang/perusahaan dapat diukur ketika telah berada di puncak. Namun menurut dia, keberhasilan terukur ketika cobaan silih berganti bisa dilalui dengan tenang.
“Saya ilustrasikan seekor monyet di atas pohon. Ketika angin dan badai kencang menerpa, si monyet tidak jatuh karena dia bepegangan kuat di ranting dan batang pohon. Maka amanlah dia dan tidak jatuh. Namun ketika angin sepoi-sepoi, malah dia jatuh karena enak tertidur. Artinya, godaan cepat datang atau kejatuhan bukan karena angin kencang, tetapi angin sepoi-sepoi,” ujarnya.
Dalam pekerjaa, Pdt Sinampu berharap karyawan SMOcom tidak lupa mengedepankan kebersamaan dan jangan sekali-kali melupakan orang-orang sekitar. “Pekerjaan yang kita lakukan harus menjadi berkat kepada orang lain. Berita-berita yang ditulis kiranya menjadi berkat bagi pembaca, jangan fitnah karena itu tidak baik. Sekecil apapun yang kita lakukan, pasti hukum tabur-tuai berlaku,” kata dia.
Dan, sebagai media online yang baru, pimpinan dan karyawan SMOcom harus punya komitmen dan visi yang jelas kedepan. “Harus ada komitmen yang diambil. Dimanapun kita berada, berbagilah dengan orang lain. Jalani hidup dengan memberi, tapi tentunya berbagi tanpa balas. Yakinlah, melangkah dengan Tuhan maka dia akan bukakan jalan,” ujar Pdt Sinampu memotivasi.
Dketahui, perjalanan media online yang menjadi bagian dari Swara Kita Group ini memang terbilang masih sangat muda. Dilaunching di Hotel Aston Manado pada 10 November 2012 (10-11-12), kini SMOcom mulai mendapat tempat di hati pembaca berita di dunia maya hingga memasuki usai ke-3 tahun pada 10 November 2015 (10-11-15) pekan lalu. “Awalnya SMOcom ini didirikan sekedar mem-back up berita-berita SKH Swara Kita yang tidak terjangkau pembaca. Namun, pola itu kita ubah karena perkembangan dunia maya atau internet semakin pesat,” ujar Pimred SMOcom, Donny Wungow.
Bertahan dan bertumbuh di tengah pesatnya media “dunia maya” menjadi komitmen SMOcom untuk menemani para pembaca berita, yang tidak hanya fokus di Manado saja tapi menyasar semua daerah di bumi Nyiur Melambai. SMOcom juga telah memikirkan pengembangan hingga Jakarta sebagai Ibukota Negara, dan koresponden di beberapa negara yang banyak warga Kawanua. “Kami yakin, SMOcom akan bertahan dan bertumbuh di trek positif kedepannya. Beberapa perubahan yang akan tetap kita lakukan kedepan mengikuti kebutuhan pasar,” ujar Direktur Swara Kita Group, Hendra Zoenardjy.(pra/skh-swarakita)

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment