Berita Terbaru

Saturday, November 7, 2015

PMI Manado beri pelatihan pertolongan pertama pada petugas Damkar
by donwu - 0

KETUA PMI Manado Prof Paula Lumentut-Runtuwene memperagakan cara memberikan pendidikan pertolongan pertama untuk kecelakaan dan bencana.(foto: ist)
MANADO, SMOcom—Di era modernisasi saat ini, resiko kecelakaan semakin meningkat baik dalam lingkungan rumah, di jalan serta di lingkungan kerja. Siapa saja bisa dihadapkan pada keadaan dimana dia dapat menjadi orang pertama dan mungkin satu-satunya yang berada pada lokasi kecelakaan. Kondisi ini, mengharuskan orang tersebut harus memberikan pertolongan kepada korban tersebut sesuai dengan aturan hukum (Pasal 531 KUHP, pasal tentang kelalaian tidak memberikan pertolongan kepada korban yang dilihat atau di temukan).
Menjadi pertanyaan, apakah setiap masyarakat terlatih atau mampu untuk memberikan tindakan pertolongan pertama? Apakah orang yang akan memberikan pertolongan sudah terlatih dalam bidang pertolongan pertama? Kondisi Manado yang semakin berkembang, sebagai kota tujuan pariwisata juga sebagai Ibukota Provinsi, kecelakan merupakan berita sehari-hari yang ditemukan di media cetak maupun media elektronik, baik kecelakaan lalulintas, kebakaran bangungan/rumah, bencana alam tanah longsor dan kecelakaan kerja.
Melihat hal-hal ini, maka Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Manado Prof Paula Lumentut-Runtuwene, merasa penting untuk memberikan pendidikan pertolongan pertama (untuk kecelakaan dan bencana) kepada masyarakat Manado, agar masyarakat bisa menjadi penolong bagi diri sendiri dan orang lain yang mengalami kecelakaan. Begitu juga kepada petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Manado, sehari-harinya diketahui mengorbankan jiwa dan tenaganya, karena harus mempertaruhkan nyawa disaat menjalankan tugas dan tanggung-jawab.
Pelatihan pertolongan pertama telah diksanakan di beberapa tempat, seperti Gereja Bethel Wilayah Singkil Sindulang pada 31 Oktober lalu yang diikuti 30 peserta, dan Jumat (6/11/2015) kemarin digelar di ruang Toar Lumimuut Kantor Walikota, Jl Balaikota Tikala, melakukan pelatihan kepada petugas Damkar Manado dengan diikuti 34 peserta. Enci Paula—sapaan akrabnya—juga ikut dalam kegiatan ini, dan melakukan beberapa tindakan pertolongan pertama.
Dan dalam diskusi dengan peserta, istri Walikota GS Vicky Lumentut (GSVL) ini sangat memberikan apresiasi kepada petugas Damkar yang dengan berani, mempertarukan nyawa demi memadamkan api. “Ini merupakan tugas yang tidak mudah, hanya orang terpanggil dan terpilih yang berada di pemadam kebakaran,” ujarnya.
Dikatakannya, tugas Damkar sangat beresiko, karena nyhawa dipertaruhkan. "Sebagai Ketua PMI Manado, kami merasa penting untuk membantu para petugas Damkar, dengan melakukan pelatihan pertolongan pertama, agar kedepan ketika petugas kebakaran mengalami kecelakaan saat bertugas maka teman-teman lain juga bisa memberikan pertolongan. Selain petugas Damkar, PMI akan berusaha membantu masyarakat untuk peningkatan kapasitas masyarakat lewat pelatihan pertolongan pertama juga. Karena mencegah lebih baik daripada mengobati dan itu sangat penting untuk diingat serta dihindari," terang Ketua TP-PKK Manado ini.(dsw/skh-swarakita)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment