Berita Terbaru

Tuesday, November 10, 2015

Oknum pejabat Boltim inisial JA diduga mulai lakukan gerakan terselubung
by donwu - 0

Sehan Landjar.
KOTABUNAN, SMOcom—Sejumlah pejabat Pemkab Boltim diduga mulai berkhianat kepada mantan pimpinan mereka, yakni mantan bupati Sehan Landjar SH. Indikasinya mulai kelihatan, dimana informasi yang diperoleh, sejumlah pejabat yang pernah dipercayakan Sehan Landjar sebagai Kepala Dinas/Badan di Pemkab Boltim di massa pimpinannya, terindikasi mulai melakukan gerakan terselebung yakni berkampanye mendukung salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati. Bahkan, salah satu pejabat yang diduga kerap mengkampanyekan salah satu paslon, adalah seorang Penatua (Pnt) yang juga sebagai pimpinan jemaat kolom. 
Menurut sejumlah warga Desa Bulawan Kecamatan Kotabunan, dalam setiap kegiatan ibadah kolom, oknum pejabat berinisial JA ini, meminta kepada anggota jemaat memilih calon Bpati dan Wakil Bupati Boltim nomor urut 2. "Setiap kegiatan ibadah pak Pnt berinisial JA mengarahkan kami pilih pasangan nomor 2. Namun arahan tersebut tidak pernak kami tanggapi. Kerana kami sudah menetapkan pilihan kepada Sehan Landjar dan Rusdi Gumalangit, " ungkap sejumlah warga Selasa (10/11/15) siang tadi. 
Bahkan kata sumber yang tak mau namanya disebutka, walaupun beda aqidah dengan pak Sehan Landjar, tapi pilihan mereka tetap Sehan Landjar. Karena selama memimpin Boltim dalam lima tahun ini, Sehan sudah berbuat untuk warga Boltim dengan tidak memandang suku dan agama. Makanya sampai saat ini meraka sebagai umat Kristiani, tetap cinta kepada Sehan Landjar. "Ini alasannya kenapa hati kami masih menginginkan pak Sehan Landjar. Jadi walaupun kami dipaksa oleh Pnt pilih nomor 2, hati kami tetap pada calon nomor 3, yakni Sehan-Rusdi, " tandas meraka. 
Sebelumnya Sehan Landjar menegaskan, sebagai politisi dirinya tak pernah berharap kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sehingga walaupun dirinya tak lagi menjabat bupati, tapi dia masih sangat dicintai oleh rakyat. "Saya tetap didukung rakyat, meskipun sebagian pejabat atau PNS tak lagi mendukung saya. Prinsip saya dekat rakyat adalah hal yang penting. Karena itu saya ibaratkan sebagai raja, " ujarnya.
Namun Landjar tetap mewarning pebajat yang pernah merasakan kepecayaan darinya tapi tak bersyukur, dan bahkan mengkhianatinya. Maka pejabat tersebut yang pertama akan disingkirkan jika dirinya terpilih lagi sebagai bupati. "Saya bukan mengancam. Tetapi jika Allah Subhanawataala (SWT) mengizinkan saya menjadi bupati Boltim, tentu yang akan saya prioritaskan adalah mereka yang mendukung saya. Dan mereka yang pernah merasakan pemberian dari saya lalu berkhianat, tetap akan ada imbalannya. Ingat, dalam demokrasi yang menang berkuasa, yang kalah pasti berpuasa," tegas Landjar.(rux)

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment