Berita Terbaru

Wednesday, November 4, 2015

Legislator Manado sidak Pizza Hut Mantos
by donwu - 0

GABUNGAN Komisi B dan D Dekot Manado saat sidak di Pizza Hut Mantos, Rabu (4/11/2015).(foto: iwan/sk)
MANADO, SMOcom-Untuk terus menjalankan tugas pokok dan fungsi sebagai lembaga pengawasan, Rabu (4/11/2015) siang, Legislator Manado turun lapangan sekaligus melakukan inspeksi mendadak (sidak) di salah satu restoran cepat saji di pusat pernbelanjaan Manado Town Square (Mantos) tepatnya di Pizza Hut. Sidak ini dilakukan gabungan Komisi B dan D Dekot Manado, yang dipimpin langsung masing-masing Ketua Komisi yakni Revani Parasan dan Apriano Saerang, serta didampingi sejumlah legislator lainnya yakni Benny Parasan, Nurrasyid Abdurrahman, Abdul Wahid Ibrahim, Markho Tampi, Stenly Tamo, dan Sonny Lela.
Saerang mengatakan, sidak ini dilakukan dalam rangka memeriksa terkait dengan perizinan, pajak, dan pengolahan bahan makanan. “Setelah diperiksa semua kelengkapan yang ada dari protap, masalah izinnya, pemakaian bahan makanannya, dan menyangkut ketenagakerjaannya sesuai dengan amanat undang-undang. Untuk saat ini, Pizza Hut menjadi sample yang pertama. Dan secara profesional mereka menerima dengan baik, dan smeua izin yang kami periksa ternyata lengkap,” ujarnya.
(Baca: Legislator Manado rekomendasikan Pizz Hut Mantos ditutup http://www.swaramanado-online.com/2015/11/legislator-manado-rekomendasikan-pizz.html)
Lanjutnya, jika ada temuan-temuan lain dikemudian hari, maka pihaknya akan melakukan pengawasan terus. “Bukan hanya di Pizza Hut tapi di restoran cepat saji lainnya yang memiliki franchise, dan mungkin di restoran-restoran atau tempat makan yang ada. Karena seperti kita ketahui bersama umat kristiani dalam waktu dekat akan menghadapi hari natal. Kunjungan di mall-mall dan restoran yang tidak lepas dari kegiatan makan dan minum. Jadi kami akan melakukan pengawasan di seluruh outlet yang ada di Manado khususnya restoran franchise,” imbuh Saerang.
Diungkapkannya, sidak yang dilakukan ini tidak hanya menyasar restoran cepat saji tapi nantinya akan dilakukan di sejumlah tempat seperti pasar tradisional dan pasar modern. “Karena mengingat permintaan kebutuhan bahan makanan menjelang Natal ini meningkat. Termasuk sumber-sumber makanan yang akan mereka jual. Jangan sampai ada bahan makanan yang mereka jual mengandung pengawet dan hal. Tentunya kami akan turun lagi bersama-sama dengan pihak terkati dalam hal ini BPOM, Dinas Kesehatan, dan Dinas Tenaga Kerja supaya kami bisa melakuakn pengawasan langsung,” pungkasnya.(wan/skh-swarakita)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment