Berita Terbaru

Tuesday, November 3, 2015

Legislator Manado rekomendasikan Pizz Hut Mantos ditutup
by Unknown - 0

MANADO, SMOcom—Kondisi Manado yang makin maju, menjadikannya sebagai pusat perekonomian yang diburu bebagai macam tipe pengusaha. Seperti halnya Pizza Hut, restoran cepat saji yang menyediakan makanan khas Italia memiliki beberapa gerai di Manado. Namun meski sudah memiliki beberapa gerai di hampir semua pusat perbelanjaan di Manado, rupanya sistem pelayanan yang ada di Pizza Hut Manado, masih jauh dari standar kelayakan, dan terindikasi melanggar Undang-Undang.
Hal ini diungkapkan Ketua Komisi D Dekot Manado Apriano Saerang. Dirinya mengatakan, pelayanan salah satu gerai restoran makanan cepat saji yang terletak kawasan pusat perbelanjaan Manado Town Square, Jl Piere Tendean Boulevard tresebut sangat buruk, seakan-akan terjadi diskriminasi. “Pizza Hut Mantos sudah melanggar Undang-undang Perlindungan Konsumen. Karena pelayanannya sangat buruk, mereka seperti membeda-bedakan pelayanan pada konsumen,” ujar Ade, sapaan akrabnya, di gedung Parlemen Jl Balaikota Tikala.
Legislator dari fraksi Gerindra ini juga mengatakan, harusnya pelayanan yang ada pada sebuah restoran yang memiliki nama besar, memiliki standar serta kualitas. “Dengan nama besar PizzaHut, harusnya pelayanan sudah standar internasional. Juga para pimpinan yang ada harus memberikan contoh yang baik, dalam melakukan pelayanan, jangan malah pimpinannya sendiri, memberikan contoh pelayanan yang buruk, karena hal itu bisa merusak citra PizzaHut,” katanya.
Terkait pelanggaran Undang-undang Perlindungan Konsumen Nomor 8 Tahun 1999tersebut, Dekot Manado akan menindak keras pihak Pizza Hut Mantos. “Pizza Hut telah melanggar dua pasal dalam UU itu yakni Pasal 4 (g) Hak untuk diperlakukan atau dilayani secara benar dan jujur serta tidak diskriminatif, juga pasal 7 (a) Pelaku usaha, beritikat baik dalam melakukan usahanya. Dengan pelanggaran tersebut, kami bisa merekomendasikan agar Pizza Hut ditutup sementara,” tegas Saerang.(wan/skh-swarakita)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment