Berita Terbaru

Tuesday, November 10, 2015

Legislator Manado curigai pengemis anak-anak ada yang gerakkan
by donwu - 0

Mona Claudya Kloer.
MANADO, SMOcom—Fenomena meningkatnya pengemis anak-anak di sejumlah pertokoan elit menjadi tanda tanya sejumlah pihak. Apalagi, sebagian besar mereka, masih di bawah umur, atau belum pada usia layak kerja. Hal ini pun dipertanyakan Anggota Dekot Manado, Mona Claudya Kloer.
Dia menuturkan, semestinya anak-anak tersebut belum layak dipekerjakan, apalagi sebagai pengemis.  Kloer mengakui, memang cukup memiriskan bila menyentil soal fenomena tersebut sekarang ini. Padahal, beberapa bulan sebelumnya, fenomena tersebut belum nampak. "Saya sering melihat, mereka sudah menunggu di samping kasir supermarket. Menunggu uang kembalian yang diserahkan kasir kepada pembeli, lalu diminta," ungkap Kloer, Selasa (10/11/2015).
Dirinya juga mengaku, sempat bertanya kepada salah seorang anak usai memberikan uang sebesar dua ribu rupiah. Akan tetapi jawaban anak tersebut justru mengherankan dirinya. "Saya bertanya, "Kiapa ngana nyanda blajar di  rumah dang? Kan besok sekolah. Itu ade cuma ada jawab, ‘kita suka kwa’. Singkat skali depe jawaban, mar ada depe kurang, kurang sopan santun. Masa anak sekecil itu bisa berperilaku demikian," ungkapnya. 
Kloer mencurigai, fakta meningkatnya pengemis anak-anak di bawah umur, memiliki aktor belakang layar atau ada yang menggerakkan. Pasalnya, selain jawaban yang dilontarkan mereka, hampir semua sama persis, jam-jam di mana mereka muncul, pun sama persis. "Seperti terstruktur. Diibaratkan, bagai sebuah organisasi. Ini perlu diselidiki. Mereka adalah generasi penerus perjuangan Kota Manado. Masa depan mereka tak boleh direnggut dengan cara yang tidak layak seperti ini," tandasnya.
Dia juga menyesali, fenomena ini ternyata kurang gesit disikapi pihak pemerintah. “Fenomena ini telah merebak luas dan bahkan sudah ada sejumlah mahasiswa yang melakukan penelitian mengenai fenomena tersebut,” pungkas Srikandi Partai Gerindra ini.(wan/skh-swarakita)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment