Berita Terbaru

Wednesday, November 11, 2015

GSVL: Pernyataan Pak Pramono Edhie kiranya dicamkan kader PD
by donwu - 0

KETUA Badan Pengawas OKK DPP PD, Pramono Edhie Wibowo, saat memberikan pengarahan dalam Temu Kader dan Rapat Konsolidasi Pilkada 2015 Partai Demokrat di Hotel Quality Manado, Selasa (10/11/2015) siang.
MANADO, SMOcom—Ketua DPD Partai Demokrat Sulut GS Vicky Lumentut (GSVL) menyikapi pernyataan tegas yang disampaikan Ketua Badan Pengawas Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPP Partai Demokrat (PD) Pramono Edhie Wibowo, saat memberikan pengarahan dalam Temu Kader dan Rapat Konsolidasi Pilkada 2015 Partai Demokrat di Hotel Quality Manado, Kelurahan Sario Tumpaan (Sartum), Selasa (10/11/2015). 
(Baca: Pramono Edhie: Kader berkhianat, keluar dari Demokrat! http://www.swaramanado-online.com/2015/11/pramono-edhie-kader-berkhianat-keluar.html ). GSVL berharap apa yang disampaikan Pramono akan dicamkan dan dijalankan kader Demokrat, khusunya para Legislator. “Saya kira jelas arah politik yang disampaikan Pak Pramono. Dan ini menjadi semangat kita memajukan daerah dan partai,” ujar GSVL.
Dikatakannya, apa yang sudah menjadi garis komando Partai Demokrat itu tentunya harus dijalankan semua kader partai, apakah itu pengurus terlebih lagi mereka yang duduk sebagai Anggota Dewan, baik tingkat DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi, maupun DPR RI. “Dan ini sudah jelas, dengan kehadiran Pak Promono dan memberikan wejangan di saat temu kader ini. Tidak ada alasan lagi, kader Partai Demokrat berkhianat dengan mendukung calon lain, karena itu sudah pasti akan menerima resiko pemecatan seperti yang disampaikan Pak Pramono,” tegas GSVL.
Karenanya, kader Partai Demokrat diharapkan tidak ragu lagi mendukung calon yang diusung Partai Demokrat di hajatan Pilkada serentak 9 Desember nanti, karena semuanya telah jelas. “Siapa yang selingkuh atau berkhianat mendukung calon lain, bukan hanya siap tapi harus rela meninggalkan status keanggotaan partai bahkan statusnya sebagai anggota dewan dari Partai Demokrat," ujar GSVL meniru kembali penegasan Pramono.
Sebelumnya Pramono menegaskan kepada semua kader untuk memenangkan pasangan calon (paslon) yang diusung partai berlambang mercy ini, kalau membelot maka langsung dilakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) bagi Anggota Dewan. “Kader Partai Demokrat harus eksis dan jor-joran dukung pasangan calon yang kita usung. Kalau ada kader khususnya legislator yang tidak mendukung, maka harus legowo menerima sanksi hingga pemecatan dan siap untuk ‘dieksekusi’. Kader jangan coba-coba berselingkuh, jangan mendukung calon dari partai lain. Harus menangkan calon Partai Demokrat. Kalau membelot dan mendukung calon lain, itu pasti akan saya sikat, siap-siap di-PAW. Ini penting, karena saya tahu ada yang demikian (Legislator Demokrat dukung paslon lain, red),” tegas Pramono.
Ipar Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini bahkan menyinggung masalah kerabat ataupun keluarga dalam pelaksanaan pilkada ini. “Boleh berkawan baik, namun pisahkan perintah partai dan hubungan baik. Lebih baik keluar dari Partai Demokrat, saya tidak mau di depan mata saya lalu kader mendua. Amankan keputusan Partai Demokrat, karena pilkada tinggal beberapa hari lagi,” tandas Pramono dengan nada tinggi. “Besok pun saya langsung ganti jika dengar ada yang membelot tak mendukung calon Partai Demokrat. Legislator jangan lupa diri sehingga harus berkhianat,” sambung pensiunan TNI AD bintang empat ini.(dsw/skh-swarakita)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment