Berita Terbaru

Wednesday, November 4, 2015

GSVL-MOR: Empat lahan pekuburan gratis akan disiapkan Pemkot Manado
by donwu - 0

CALON Wakil Walikota Manado 2015-2020, Mor D Bastiaan saat dialog dengan masyarakat Teling Bawah, Rabu (4/11/2015) sore.(foto: timGSVLMOR)
MANADO, SMOcom-Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Manado GS Vicky Lumentut dan Mor D Bastiaan (GSVL-MOR), Rabu (4/11) sore menggelar kampanye dialogis dan tatap muka dengan warga Kelurahan Teling Bawah, Kecamatan Wenang. Salah satu dialog yang mencuat yakni terkait lahan pekuburan. Pasalnya, lahan pekuburan yang ada di Manado saat ini bisa dibilang penuh.
Karena itu, warga berharap kepada pemerintah supaya menyediakan lahan pekuburan baru di Manado yang tentunya murah. Apalagi, lahan pekuburan terdekat yakni di Maumbi hanya bisa untuk orang kaya karena biayanya mahal karena dikelolah pihak swasta. "Kalau orang kaya mungkin bisa menggunakan lahan pekuburan di Maumbi, tapi warga yang ekonomi kelas menengan ke bawah butuh lahan pekuburan yang murah atau bahkan gratis, karena pasti kita semua akan ke sana," ujar warga saat berdialog dengan MOR.
Menyambut usulan warga tersebut, terkait pengadaan lahan pekuburan, MOR mengatakan bahwa hal itu sudah dipikirkannya bersama GSVL. "Saat ini memang lahan pekuburan yang ada sudah penuh. Maka dari itu kami sudah memikirkan akan membuka lahan pekuburan yang baru. Ada empat lokasi, yakni di Mapanget, Malalayang, Winangun dan Bailang. Kita akan cari lahan yang tentunya kelak tidak bermasalah hukum, karena pembebasan lahan untuk kepentingan umum saat ini harus hati-hati," ujar MOR yang disambut aplaus ratusan warga yang hadir.
Sebelumnya GSVL mengatakan, lahan pekuburan ini nantinya dikelolah Pemkot Manado. “Bagi warga Manado yang meninggal, biaya penguburan tidak dibayar alias gratis. Ukurannya juga sama, tidak kurang dan tidak lebih. Pun demikian model kuburnya, tidak boleh dibentuk sesuai keinginan. Semua sama, supaya kelihatan rapi dan akan terlihat seperti taman,” ungkap GSVL.
Tak hanya sampai di penyediaan lahan pekuburan, tetapi juga bagi warga yang meninggal, selain santunan dana duka dinaikkan menjadi Rp3 juta, tapi juga Pemkot Manado akan menyediakan karangan bunga dan kain kafan. “Selain santunan Rp3 juta, ada tambahan kain kafan gratis untuk warga Muslim, dan karangan bunga untuk non-Muslim,” terang GSVL disambut teriakan warga “Lanjutkan!”.
Terlepas dari itu, MOR yang juga mantan Wakil Ketua Dekot Manado tak muluk-muluk mengatakan bahwa program yang akan dilakukannya bersama GSVL 5 tahun kedepan hanya melanjutkan program yang lama, namun akan ditingkatkan. Kemudian ada beberapa program yang tidak masuk dalam 8 program yang lalu telah direncanakan untuk program kedepan, antara lain program untuk para usia lanjut (lansia) berupa bantuan bulanan dan akan didirikan Sabuah Lansia Cerdas, dan perhatian untuk para difable atau penyandang cacat.(dsw/skh-swarakita)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment