Berita Terbaru

Thursday, November 5, 2015

Dana duka belum disalurkan, warga laporkan oknum Lurah
by donwu - 0

KELUARGA almarhumah Vintje Kapulu, warga Ternate Baru, saat mengadu ke legislator Manado, Kamis (5/11/2015) .(foto: iwan/sk)
MANADO, SMOcom—Salah satu program unggulan yang dijalankan Pemkot Manado yang bersentuhan langsung dengan masyarakat yakni santunan dana duka selalu mendapat sambutan positif masyarakat. Namun disisi lain, program tersebut tidak berjalan sesuai dengan yang diharapkan, karena didiga ada juga yang tidak terealisasi dengan baik.
Terbukti, Kamis (5/11/2015), Keluarga Kolondam-Wonggo (keluarga almarhumah Vintje Kapulu), warga Kelurahan Ternate Baru, Kecamatan Singkil, datang mengadu ke legislator di kantor Dekot Manado, Jl Balaikota Tikala, karena disinyalir santunan dana duka sebesar Rp2,5 juta yang dijanjikan belum dicairkan. “Almarhumah oma kami tercinta meninggal sejak 11 Oktober lalu, namun sampai saat ini sudah lebih dari 40 hari belum menerima santunan santunan dana duka,” ujar Sarini Kolondam, keluarga almarhumah, kepada para legislator.
Padahal menurutnya, dana duka itu prosesnya sangat cepat dan tidak sampai selama ini. “Jadi kami datang kesini untuk mengatakan keluhan kami, tentang hak kami sebagai warga negara yang baik,” imbuh Sarini. Diungkapkan Sarini, dirinya sudah bertemu dengan oknum Lurah Ternate Baru untuk menanyakan santunan dana duka tersebut, namun menurut dia Lurah mengindahkan. “Setelah kami meminta, Lurah tetap tidak memberikannya,” keluh Sarini.
Mirisnya, lanjut dia, oknum Lurah tersebut bahkan menantang Walikota dalam debat mulut dengan keluarganya. “Kami mengatakan akan melaporkan kasus ini kepada Walikota, tapi Lurah menjawab ‘Saya tidak takut, saya punya dukungan lebih kuat dari Walikota’,” ujar Sarini mengikuti perkataan oknum Lurah tersebut.
Merespon keluhan ini, Anggota Dekot Manado Arthur Paath, Roy Maramis, dan Robert Tambuwun yang menerima aspirasi tersebut, berjanji akan langsung memberikan surat panggilan kepada Lurah Ternate Baru untuk memberikan klarifikasi terkait laporan dari warganya.
Legislator Manado pun coba menghubungi Lurah Ternate Baru Iskandar Polontalo melalui telepon genggam 085342332xxx namun tidak tersambung. Alhasil, para wakil rakyat ini pun menghubungi Asisten I Pemkot Manado Joshua Pangkerego. “Kami sudah membuat surat panggilan dan juga telah menghubungi Camat Singkil untuk melakukan teguran. Karena ketika kami hubungi tidak ada jawaban dari Lurah tersebut,” ujar Maramis kepada sejumlah wartawan.
Adapun Paath mengatakan, memang setiap warga Manado yang mengalami kedukaan akan menerima dana duka dari pemerintah. “Namun, jika ada temuan seperti itu otomatis kami sebagai lembaga legislatif, akan melihat bagaimana proses penyaluran dana duka tersebut seperti apa,” kata Paath.(wan/skh-swarakita)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment