Berita Terbaru

Friday, October 2, 2015

Tak ada ampun, PNS ikut kampanye di Pilkada dipecat
by donwu - 0

JAKARTA, SMO.COM- Bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS), jangan coba-coba ikut-ikutan dalam politik praktis dalam Pilkada serentak 9 Desember mendatang. Sanksi tegas akan menanti anda.
Sanksi-sanksi itu tertuang dalam MoU Netralitas PNS dalam Pelaksanaan Pilkada di Indonesia yang diteken oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Intinya kami tidak segan-segan berkoordinasi dengan untuk menjatuhkan sanksi pada ASN (Aparatur Sipil Negara) yang terlibat pada kegiatan kampanye,” kata Menteri KemenpanRB, Yuddy Chrisnandi, di dalam sambutannya di kantor Kemenpan, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (2/10/2015), seperi dilansir SwaraManado-Online.Com dari pojoksatu.id.
Sanksi itu akan diberikan mulai dari sanksi sedang hingga berat. Tak ada lagi peringatan namun langsung penundaan promosi, penundaan kenaikan gaji hingga pengurangan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD). “Sanksi berat dengan pemberhentian dengan hormat atau dengan tidak hormat,” ujarnya.
Manteri Yuddy mengaku akan merespons seluruh laporan dari Bawaslu atau Panwas daerah tentang keterlibatan PNS. Sanksi akan diberikan pada oknum PNS yang ikut berkampanye, mendukung salah satu calon apalagi sampai menggunakan seragam PNS menghadiri kampanye seorang calon. “Ini dukungan pada Bawaslu agar tidak jadi macan ompong karena laporannya tak ditindak. Kami akan menindaklanjuti dengan sanksi tegas,” kata Menteri Yuddy.(*)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment