Berita Terbaru

Wednesday, October 28, 2015

Rumah makan di Wakeke rata tanah
by donwu - 0

API dengan cepat meluluh-lantakan bangunan rumah semi permanen di Kampung Wakeke, Rabu (28/10/2015) pagi.(foto: ist)
MANADO, SMOcom—Si jago merah kembali beraksi di Manado. Kali ini, rumah milik Keluarga Astuti-Adrian, yang terletak di Kampung Wakeke, Kelurahan Wenang Utara, Kecamatan Wenang, menjadi korban keganasan si jago merah, Rabu (28/10/2015) sekitar pukul 09.30 Wita. Rumah yang dominan berbahan kayu dan dijadikan tempat usaha rumah makan khas yakni bubur Manado alias Tinutuan itu, dengan cepat dihanguskan kobaran api. Tidak satu pun barang yang sempat diselamatkan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Menurut pemilik rumah, api berasal dari kamarnya sendiri dan sebelumnya diawali dengan bunyi ledakan. “Awalnya saya dengar bunyi ledakan dari dalam kamar, ketika saya cek, kamar sudah dipenuhi asap kemudian muncul api. Mungkin TV saya yang meledak, sebab sewaktu saya tinggal, TV dalam keadaan menyala,” jelas Astuti dengan gemetar.
Melihat api yang semakin membesar, orang yang berada dalam rumah langsung berlarian keluar untuk menyelamatkan diri, dan berusaha memadamkan api dengan air seadanya. Pemadam kebakaran yang tiba sekitar 20 menit kemudian, langsung memadamkan api. 5 mobil pemadam kebakaran milik Pemkot Manado yang diturunkan, berhasil memadamkan api sekitar satu jam kemudian. Kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan ratusan juta rupiah.
Sementara menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Kadis Damkar) Manado, Sonny Rompas, mereka sempat kesulitan memadamkan api karena angin yang lumayan kencang. “Angin begitu kencang, padahal sudah 5 mobil damkar yang kami turunkan. Tapi beruntung tidak sempat menjalar ke rumah lainnya,” tuturnya.(tin/skh-swarakita)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment