Berita Terbaru

Friday, October 9, 2015

PKK Manado terus mencerdaskan perempuan
by donwu - 0



KETUA TP PKK Manado Paula Lumentut-Runtuwene saat memberikan materi kepribadian kepada ibu-ibu di Kecamatan Singkil, Kamis (8/10/2015).(foto: farry/sk)

“Saya bangga sudah banyak ibu-ibu lulus kursus menjahit serta sudah menerima order”  -Ketua TP PKK Manado Paula Lumentut-Runtuwene- 


MANADO, SMOcom- Tim Penggerak PKK Manado terus tak henti-hentinya menggelar kegiatan yang tujuannya menjalankan program yang sudah dituangkan sejak dikukuhkan 5 tahun silam. Kepedulian TP PKK di bawah pimpinan Prof Paula Lumentut-Runtuwene untuk mencerdaskan para perempuan, khususnya para ibu-ibu dengan berbagai kegiatan mendapat apresiasi positif. Karenanya, para ibu pun berinisiatif melakukan sendiri kegiatan karena mendapat motivasi dari Enci Paula, sapaan akrab istri Walikota Manado GS Vicky Lumentut (GSVL).
Seperti yang dilakukan ibu-ibu di Kecamatan Singkil, Kamis (8/10/2015), yang berinisiatif menggelar kegiatan yang mengangkat tema Women Care. “Kegiatan ini merupakan inisiatif dari beberapa organisasi perempuan yanag ada di Kecamatan Singkil. Di sini ada bergabung organisasi perempuan gereja maupun dari organisasi perempuan mesjid, dan dari PKK Kecamatan,” ujar Enci Paula kepada Swara Kita. Materi yang diberikan antara lain terkait kesehatan perempuan, lingkungan, dan kepribadian. “Ibu-ibu antusias mengikutinya, apalagi kita memberikan edukasi atau pembinaan kepada mereka,” ujarnya.
Dikatakan Dekan Fakultas Teknik Unima dua periode ini, kegiatan mencerdaskan perempuan khususnya ibu-ibu sudah dilakukan sejak TP PKK Manado 2010-2015 dilantik. Salah satunya dengan didirikannya Rumah Pintar yang terletak di Kelurahan Bahu. “Di situ ada pusat belajar anak-anak, termasuk pusat belajar Bahasa Inggris secara gratis kepada anak-anak. Sudah hampir 500 yang ikut dari 3 tahun yang lalu. Mulai dari anak SD, SMP, dan SMA. Mereka datang secara tetap dan mendapat pelajaran dari mentor yang ada,” ungkap Enci Paula.
Kemudaian, lanjut dia, pekan depan akan dimulai lagi kursus jahit menjahit yang sudah masuk angkatan ke-6. “Itu pun secara gratis bagi ibu-ibu dari berbagai kelurahan yang serius untuk belajar. Kemudian ada kegiatan-kegiatan lainnya yang mulai dari PAUD, mulai dari kegiatan latian melukis, kemudian beberapa kegiatan-kegiatan lainnya. Jadi selama ini setiap angkatan sekitar 60-70 ibu,” terangnya.
Dikatakannya, di Rumah Pintar itu diajarkan bahasa Inggris, dimana dibiasakan belajar bercakap-cakap aktiftas sehari-hari, sehingga tidak canggung lagi dengan bahasa internasional. “Selama ini jadwal tetap Bahasa Inggris seminggu 3 kali, karena kelas anak SD, SMP, SMA. Kemudian juga untuk kelas penjahit ada pemula, ada kelas lanjut. Di sana kita ada punya 30 alat mesin jahit, dan mereka bisa menggunakanya,” ujar Enci Paula.
Dirinya bangga dan bersyukur selama ini sudah banyak ibu-ibu yang setelah lulus atau lepas dari kursus 5 bulan, mereka bisa mandiri. “Kami pantau, mereka bisa menerima order jahitan sendiri. Bagi yang ekonomi kurang mampu, kami memberikan dukungan pengadaan mesin jahit. Jika sudah bisa menjahit, kami bantu memasarkan termasuk menjahit mulai dari pakaian hari-hari pakaian tidur,” ungkap Enci Paula, seraya mengatakan bahwa kegiatan-kegiatan itu menjadi program unggulan dari TP PKK Manado.(pra/skh-swarakita)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment