Berita Terbaru

Thursday, October 8, 2015

Perjuangkan dana bencana alam, Deputi BNPB kasihan pada Walikota GSVL
by donwu - 0



DEPUTI Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB bersama Walikota Manado GS Vicky Lumentut di sela kegiatan FGD Bencana Alam di GKCC Manado, Kamis (8/10/2015) siang.(foto: ist)

MANADO, SMOcom- Rasa kasihan terungkap dari mulut Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Deputi RR BNPB) Wisnu Wijaya, kepada Walikota Manado GS Vicky Lumentut (GSVL). Dikatakannya, saat bantuan dana bencana alam Januari 2014 yang diharapkan Pemkot Manado dari pusat belum turun, maka Walikota GSVL yang disalahkan saat itu. Bahkan dirinya sempat mendengar informasi bahwa ada pihak-pihak yang coba mempolitisir supaya masyarakat, khususnya korban bencana alam, menyalahkan Walikota Manado.
“Saya kasihan pada Pak Walikota Manado yang waktu itu sempat dihujat masyarakat karena sudah menuntut bantuan bencana. Saya ikuti terus perkembangan dan informasinya. Tapi memang, saat itu dananya belum ada,” ungkap Wisnu di hadadan para Dekan dan Dosen Politeknik Negeri seluruh Indonesia dalam kegiatan Seminar Nasional Teknik Infrastruktur dan Lingkungan 2015 dan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema "Mitigasi dan Pemulihan Kondisi Pasca Bencana Alam", yang diselenggarakan di Grand Kawanua Convention Center (GKCC) Kayuwatu Manado, Kamis (8/10/2015) siang.
Namun, lanjut Wisnu, dengan ketabahan dan perjuangan Walikota GSVL-lah sehingga dana hibah tersebut akhirnya ditandatangani pada Selasa (6/10) lalu di Jakarta, antara Pemkot Manado yang dilakukan sendiri oleh Walikota, BNPN dan Kementerian Keuangan. “Saya salut dengan perjuangan Walikota yang harus bolak-balik Jakarta untuk mengurus langsung bantuan dana bencana alam ini. Sehingga kita bersyukur perjuangan Pak Vicky selama ini akhirnya terwujud dan terealisasi karena sudah ditandatangani perjanjian hibah itu,” ujar Wisnu, seraya berujar bahwa dirinya tahu persis perjuangan GSVL memperjuangkan dana bencana untuk Manado.

"Saya tahu persis perjuangan Pak Vicky memperjuangkan dana bencana untuk Manado" -Deputi RR BNPB Wisnu Wijaya-

Pernyataan Wisnu ini sejalan dengan apa yang telah disampaikan Kepala BNPB, Willem Rampangilei di Jakarta pada acara penandatanganan dana hibah ini di Jakarta. Tidak banyak orang yang tahu kalau keluarnya dana hibah ini hasil kerja keras dan kerja cerdas Walikota Manado, bersama Rampangilei yang saat itu masih menjabat Deputi Bidang I Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat, serta BNPB. Jadi GSVL tak hanya pikirkan rakyat Manado, tapi juga berpikir untuk rakyat Indonesia yang kena musibah bencana alam.
“Saya ingat persis, dulu dengan Pak Walikota Manado GS Vicky Lumentut, kira-kira satu tahun yang lalu kami datang kepada Kementrian Keuangan untuk menyelesaikan masalah ini. Jadi Pak Vicky kita bisa menyelesaikan apa yang kita mulai hampir setahun yang lalu. Jadi cukup, kalau kita lihat dalam rentang waktu ini kita menyelesaikan penyesuaian dan perubahan Peraturan Kementrian Keuangan yang baru, menurut saya itu cepat. Oleh karena itu kami sampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pak Walikota Manado dan juga pihak Kementrian Keuangan,” ungkap Rampangilei.
Diketahui, setelah lebih dari setahun menanti kejelasan bantuan pemerintah pusat terkait bencana Januari 2014, maka pada Selasa (6/10/2015), Walikota GSVL menandatangai Perjanjian Hibah Daerah Bantuan Pendanaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana dari Pemerintah Pusat melalui BNPB dan Kementerian Keuangan, sebagai tahap akhir pengurusan berkepanjangan, yang dilakukan di Hotel Lumire Senen, Jakarta. Dengan nominal hampir Rp1,4 triliun seluruh Indonesia, Manado menjadi penerima terbesar yakni sebesar Rp213 miliar.Walikota GSVL bersyukur, perjuangan panjang selama lebih dari setahun akhirnya membuahkan hasil.(dsw/skh-swarakita)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment