Berita Terbaru

Tuesday, October 6, 2015

Dirjen PK Kemenkeu: Penggunaan dana hibah bencana harus melalui kriteria
by donwu - 0

WALIKOTA Manado GS Vicky Lumentut, Kepala BNPB Willem Rampangilei, Dirjen PK Kemenkeu Budiarso Teguh Widodo, foto bersama sejumlah kepala daerah lainnya usai menandatangani Perjanjian Hibah Daerah Bantuan, di Hotel Lumire Senen, Jakarta Pusat, Selasa (6/10/2015) sore.(foto: ist)
JAKARTA, SMOcom- Direkur Jenderal Perimbangan Keuangan (Dirjen PK) Kementerian Keuangan Budiarso Teguh Widodo mengemukakan, pemerintah pusat selalu berupaya menyediakan dana untuk menanggulangi bencana alam. Pendanaan tersebut tentunya dilakukan sesuai dengan keuangan negara yang mungkin belum sesuai dengan kebutuhan.
Dalam UU Nomor 3 tahun 2015 tentang Perubahan UU Nomor 27 tahun 2014 tentang APBN, pemerintah menetapkan dana bencana alam, yang terdiri dari dana tanggap darurat dan dana cadangan penanggulangan bencana. Pemerintah telah mengalokasikan dana Rp1,5 triliun dalam Dana Alokasi Umum (DAU), yaitu dana cadangan penanggulangan bencana.
“Dana dimaksud akan dihibahkan kepada 126 pemerintah daerah sebagaimana usulan BNPB dengan menggunakan kriteria. Pertama, daerah yang terkena bencana alam. Kedua, APBD Provinsi/Kabupaten/Kota tidak memadai. Ketiga, bantuan kepada pemerintah daerah sesuai kewenangan. Keempat, Kabupaten/Kota mengusulkan kepada provinsi, dan provinsi tidak mampu akan diberikan surat rekom gubernur untuk mengusulkan kepada pemerintah melalui BNPB. Kelima, usulan pemda telah dilakukan verifikasi dan laporan lapangan BNPB/Kementrian, Lembaga Teknis/SKPD provinsi/kabupaten/kota. Dana hibah diberikan untuk membantu pendanaan dalam melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana,” terang Budiarso dalam Rapat Koordinasi Penandatangan Perjanjian Hibah Daerah Bantuan Pendanaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana TA 2015, di Hotel Lumire Senen, Jakarta Pusat, Selasa (6/10/2015) sore.
Diketahui, untuk Sulut selain Manado, hadir juga Bupati Minsel Tetty Paruntu yang ikut menandatangani hibah bencana alam Minsel.(dsw)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment