Berita Terbaru

Friday, October 9, 2015

Diduga lampu “mati-manyala”, rumah terbakar, balita tewas terpanggang
by donwu - 0



BALITA Gracia Sella Ashar tewas terpanggang akibat kebakaran yang terjadi di Politeknik, Kamis (9/10/2015) malam.(foto: lano/sk)

MANADO, SMOcom- Kasus kebakaran kembali terjadi di Manado. Alhasil, selama sepekan ini puluhan tempat tinggal warga dilalap si jago merah. Kasus terbaru terjadi Kamis (9/10/2015) sekitar pukul 22.00 Wita, dimana api melahap 4 rumah di Lingkungan VII Kelurahan Kairagi II, Kecamatan Mapanget, tepatnya di kompleks Politeknik. Bukan hanya meratakan 4 rumah, peristiwa ini juga memakan korban jiwa yakni bocah berusia 2 tahun yang diketahui bernama Gracia Sella Ashar, anak dari Adi Ashar dan Merry.
Menurut informasi yang diterima di lokasi kejadian, penyebab terjadinya kebakaran diduga karena korsleting listrik. Dimana pada saat sebelum kejadian terjadi pemadaman lampu yang dilakukan oleh PT PLN. Kemudian, ketika lampu dinyalakan, tiba-tiba dimatikan lagi, langsung saja terjadi kebakaran. "Sebelum kejadian, lampu ada mati manyala, trus satu dari tu 4 rumah langsung ta bakar, pas 10 menit lampu manyala," tutur saksi yang tak mau disebutkan namanya.
Kejadian ini pun, sempat menggemparkan warga di sekitar lokasi, yang kemudian berbondong-bondong datang untuk melihat 4 rumah yang terbakar, dan ingin melihat bocah Gracia yang telah hangus terbakar. Beberapa unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) milik Pemkot Manado juga langsung diturunkan untuk memadamkan api. Selang 1 jam kemudian nyala api bisa dipadamkan. Sementara itu, saat berita ini dimuat, pihak Polresta Manado, yang ikut mengamankan lokasi, langsung melakukan olah TKP, dan bocah yang tewas langsung di evakuasi ke RS Bhayangkara Karombasan.
Kapolresta Manado Kombes Pol Rio Permana Mandagi ketika dikonfirmasi melalui Kasubag Humas IPTU Agus Marsidi mengatakan kalau petugas identifikasi langsung diturunkan ke lokasi kejadian. “Dugaan sementara ada dua fersi. Yakni akibat korsleting listrik, dan akibat dari nyala api lilin. Namun penyeledikan, masih akan dilanjutkan kembali, guna mencari penyebab pasti dari musibah kebakaran," tandas Marsidi.(skh-swarakita)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment