Berita Terbaru

Saturday, September 12, 2015

Walikota Manado: Guru harus kenali persoalan pendidikan
by donwu - 0

Walikota Manado GS Vicky Lumentut memberikan 
sambutan di kegiatan Rakorev Pendidikan, di Ruang 
Serbaguna Kantor Walikota, Sabtu (12/9/2015) sore.(foto: donny/sk)
MANADO, SwaraManado.com- Para guru di Manado, khususnya para kepala sekolah (kepsek), diharapkan bisa mengenali dan menemukan persoalan-persoalan pendidikan yang terjadi di Manado. “Ada yang mengatakan bahwa prestasi di daerah lain lebih baik dari kita. Nah jadi pertanyaan, kenapa seperti itu? Itulah tugas guru untuk mencari akan permasalahan sehingga kualitas atau hasil prestasi yang dicapai diukur dari anak-anak didik kita masih tertinggal dari yang lain,” ujar Walikota Manado GS Vicky Lumentut (GSVL) dalam Rapat Kerja dan Evaluasi (Rakorev) Kepala SD, SMP, SMA/SMK se-Kota Manado yang digelar Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Manado, di Ruang Serbaguna Kantor Walikota Manado, Sabtu (12/9/2015) sore.
Dikatakannya, bukan berarti Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) dan para Kepsek menyelehkan persoalan tunjangan sertifikasi, tunjangan tambahan penghasilan, tunjangan makan-minum dan kenaikan pangkat, tetapi juga para guru yang punya tugas mulia supaya bisa menemukan juga apa persoalan yang terjadi sehingga prestasi anak didik belum lebih baik dari yang sudah baik. “Saya ajak para guru untuk temukan apa persoalannya, dan berikan solusi,” kata GSVL.
Dikatakan Walikota, beberapa waktu lalu sebelum Ujian Nasional (UN) SMA/SMK di Manado, dirinya memberikan tantangan kepada peserta ujian yang mendapat nilai tertinggi tingkat provinsi akan diboyong selama seminggu ke Jepang untuk studi singkat, begitu juga yang nilai tertinggi tingkat kota akan diboyong ke Singapura. “Dan ternyata rangsangan seperti ini, ada pelajar kita yang memiliki nilai UN tertinggi se-Provinsi Sulut. Janji ini tetap ditepati, tinggal menunggu pengesahan APBD Perubahan,” ujar Waliota GSVL.(pra)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment