Berita Terbaru

Tuesday, September 22, 2015

Terima penghargaan, Tinangon termotivasi kepemimpinan Walikota GSVL
by donwu - 0

Hans Tinangon saat menerima pengharagaan Adhikarya 
Satya Bhakti 2015 dari Direktur Prestasi Indonesia.(foto: ist)
MANADO, SwaraManado.com- Sosok kepemimpinan Walikota Manado GS Vicky Lumentut (GSVL) menjadi inspirasi bagi jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkot Manado. Tak bisa dipungkiri berbagai keberhasilan yang diraih Pemkot Manado di massa kepemimpinan GSVL, Manado bisa meraih sejumlah penghargaan dari pemerintah pusat. Bahkan Manado di tangan Walikota GSVL bisa meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI atas pengelolaan keuangan dan aset daerah.
Dengan keberhasilan yang diraih Pemkot Manado di masa kepemimpinan Walikota GSVL, menjadi motivasi bagi SKPD jajaran Pemkot Manado, untuk melakukan terobosan-terobosan dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat, salah satunya Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Musa Hans Tinangon. “Beliau (GSVL, red) selalu mengedepankan etika sopan santun dan penuh karisma serta selalu mengarahkan bawahannya untuk melayani masyarakat dengan baik dan benar,” ungkap Tinangon.
Alhasil, jejak kepemimpinan Walikota GSVL diakuinya tidak sia-sia diikutinya, sehingga dirinya boleh meraih berbagai penghargaan. Antara lain penghargaan Champion Awards dari Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Adnan Pandu Praja dan Project Director SIPS Peter Walton pada Agustus 2015, kemudian awal September 2015 menerima penghargaan Adhikarya Satya Bhakti 2015 yang diserahkan Direktur Prestasi Indonesia Drs Wilyanto KMM.
“Penghargaan yang diberikan kepada Kadiscapil Manado (Tinangon, red) karena dianggap sebagai sosok pemimpin professional berprestasi, bersih yang sukses membangun dan memberikan prioritas pada pelayanan publik dengan mengedapankan kepentingan rakyat, dalam upaya membangun Manado menuju masa depan yang lebih maju,” ujar Wilyanto.
Namun di sisi lain, Tinangon mengatakan, meski pihaknya telah beberapa kali menerima penghargaan, itu bukan merupakan satu keistimewaan melainkan satu kewajiban dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. “Penghargaan ini menjadi cambuk atau cemeti untuk senantiasa memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” tandas pejabat low profile ini.(dsw)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment