Berita Terbaru

Thursday, September 3, 2015

Legislator Mitra minta Sumendap tinjau posisi Sekwan
by donwu - 0

Bupati Mitra, James Sumendap.
RATAHAN, SwaraManado.com- Ada yang menarik saat pelaksanaan Rapat Paripurna masa reses ke-II, buka tutup masa sidang II dan penyerahan KUA-PPAS Dekab Mitra, yang digelar Rabu (2/9/2015) kemarin. Dimana, Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) dan Fraksi Partai Demokrat (FPD) dengan tegas, meminta agar Bupati Mitra James Sumendap SH, meninjau kembali posisi Sekretaris Dewan (Sekwan) Drs Jotje Wawointana.
Hal ini disampaikan kedua fraksi tersebut, saat penyampaian pemandangan umum terhadap Rancangan KUA-PPAS Tahun 2016. "Fraksi PAN menilai Sekwan Drs Jotje Wawointana, sepertinya belum memahami betul tugas pokok dan fungsi (Tupoksi). Statment-statment yang bersangkutan provokatif dan cenderung rasisme, untuk itu Fraksi PAN merekomendasikan, agar bupati meninjau kembali posisi Sekwan, agar kedepan antara legislatif dan ekekutif dapat bersinergi lebih baik lagi dalam pengelolaan administrasi keuangan di Sekwan dan dapat memenuhi hak-hak dewan, sebagaimana diatur oleh peraturan dan perundang-undangan yang berlaku," tegas Kisman Hala, yang membacakan langsung pemandangan umum FPAN.
Senada disampaikan FPD, yang dibacakan oleh Jois Tuda, dan meminta agar posisi Setwan dikaji kembali. "Yang bersangkutan rupanya tidak memahami tupoksi, untuk itu kami minta Bupati Mitra, untuk mengkaji kembali posisi Sekwan yang dijabat oleh Drs Jotje Wawointana, agar antara pihak legilatif dan eksekutif dapat bersinergi lebih baikk lagi," ujarnya.
Fraksi Restorasi Nurani Keadilan Pembangunan (FRNKP), dalam penyampaian pemandangan umumnya, melalui Christianof Mokat, juga meminta agar Setwan Wawointana, dapat meningkatkan kinerja. "Sebagai jembatan hubungan antara legislatif dan eksekutif, kami minta agar Sekwan dapat meningkatkan kinerja dan menjalankan tugas sesuai tupoksi," kata Mokat.
Begitu juga dengan Fraksi Partai Golkar (FPG), melalui Alkindi Bilfaqih, menyampaikan bahwa kebijakan pemerintah sekarang sudah lebih baik dari sebelumnya, dan meminta untuk kedepan dapat memperhatikan keseimbangan keuangan anatara legislatif dan eksekutif, agar tidak pilih kasih. "Dan FPG menilai pemerintah perlu memberikan bimbingan teknis (Bimtek), kepada Sekwan, terkait pengelolaan keuangan di dewan," ujarnya.
Sebelumnya, FPDIP dalam pemandangan umum yang dibacakan oleh Marty Olle, tidak menyentil soal kinerja Sekwan, dan hanya menitik beratkan pada hasil reses, yang dimintakan agar dapat diakomodir pada KUA-PPAS tahun 2016. Dan dari penyampaian pemandangan umum seluruh fraksi di Dekab Mitra, menyatakan menerima KUA-PPAS tahun 2016, dibahas ditingkat selanjutnya, sesuai mekanisme yang diatur dalaam perundang-undangan.
Sementara itu, Bupati Mitra James Sumendap SH, menanggapi pemandangan umum fraksi-fraksi tersebut, memberi apresiasi atas disetujuinya KUA-PPAS tahun 2016, untuk dibahas ke tingkat selanjutnya. Dan persoalan Sekwan Drs Jotje Wawointana,  Bupati Sumendap meminta agar diberikan kesempatan. "Saya berharap dapat diberikan kesempatan untuk dilakukan evaluasi selama 3 bulan, jika kedepan tidak bisa lebih baik, saya serahkan kembali pada keputusan yang menjadi keinginan lembaga yang terhormat ini," tandas Sumendap, sembari mengatakan, sudah 5 kali Sekwan diganti, dalam 2 tahun kepemimpinannya di Kabupaten Mitra.(pow)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment