Berita Terbaru

Saturday, September 5, 2015

Janji Walikota Manado boyong pelajar nilai UN tertinggi ke Jepang-Singapura tetap direalisasikan
by donwu - 0

Walikota Manado GS Vicky Lumentut saat berdialog 
dengan para pelajar beberapa waktu lalu.(foto: donny/sk/sm)
MANADO, SwaraManado.com- Beberapa waktu lalu, di saat pelajar SMA/SMK sederajat tengah mempersiapkan diri menghadapi Ujian Nasional (UN) 2015, Walikota Manado GS Vicky Lumentut (GSVL) menjanjikan bahwa peserta UN yang mendapat nilai terbaik atau Juara I tingkat provinsi, masing-masing mata ujian, akan diboyong ke Jepang. Sementara nilai terbaik atau Juara I tingkat Manado, masing-masing mata ujian, akan diboyong ke Singapura. (Baca: Walikota Manado akan berikan bonus peserta UN terbaik: (http://www.swaramanado-online.com/2015/04/walikota-manado-akan-berikan-bonus.html)
Kini janji itu diklaim milik salah saut kandidat Walikota Manado yang bertarung di Pilkada Manado 2015 ini. Bahkan di pihak lain menuding bahwa pernyataan Walikota GSVL saat itu hanyalah janji semata, dan tidak akan terealisasi. Namun, Pemkot Manado membantah hal itu, dan mengatakan bahwa janji Walikota GSVL akan tetap direalisasikan. “Ada banyak yang bertanya mengenai apakah Walikota Manado akan merealisasikan ‘hadiah student exchange ke luar negeri untuk lulusan SMA berprestasi dengan NEM tertinggi’, atau tidak?',” ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Manado, Peter KB Assa, Sabtu (5/4/2015).
Untuk itu, dirinya perlu menjelaskan hal tersebut kepada publik agar tidak terjadi sala persepsi. “Perlu kami jelaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian program khusus Class Terminal di Dinas Pendidikan Nasional yang diprogramkan pada Triwulan IV tahun 2015, dan direncanakan pendanaannya dalam APBD Perubahan 2015. Tahapannya harus didahului dengan penyampaian KUA PPAS Perubahan,” terang Assa.
Dan kata dia, dokumen ini belum lama selesai dibuat dan sudah disepakati oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Manado, serta telah dimasukkan ke DPRD Manado untuk dibahas. “Bila tidak ada halangan, maka Oktober 2015 APBD Perubahan 2015 akan jalan. Maka bagi para ortu dan siswa lulusan SMA dengan nilai NEM tertinggi yang berhak mendapatkan penghargaan kegiatan ‘student exchange’ ke luar negeri agar bersabar sampai pengesahan APBD Perubahan 2015 tersebut. Demikian untuk dimaklumi. Terima kasih,” ujar Assa.
Diberitakan sebelumnya, saat pelajar SMA/SMK sederajat mempersiapkan diri menghadapi UN, Walikota GSVL mengajak para pelajar di Manado untuk lebih meningkatkan SDM, supaya bisa bersaing dengan daerah-daerah lain di Indonesia, khususnya dengan kota-kota besar. Walikota visioner ini dalam berbagai kesempatan menantang para peserta UN untuk menjadi yang terbaik, bukan saja di tingkat kota namun terbaik di tingkat provinsi, atau bahkan tingkat nasional. “Peserta UN yang mendapat nilai terbaik atau Juara I tingkat kota, masing-masing mata ujian, akan mendapat bonus ‘jalan-jalan’ ke Singapura. Kalian akan dibawa melihat dari dekat cara belajar orang Singapura, termasuk perguruan tinggi di sana,” janji Walikota GSVL.
Kemudian untuk peserta UN yang mendapat nilai terbaik atau Juara I tingkat provinsi, masing-masing mata ujian, akan diboyong ke Jepang. “Karena menjadi terbaik tingkat provinsi, maka kalian akan dibawa melihat-lihat beberapa perguruan tinggi di Jepang. Siapa tahu kita bisa bekerjasama dengan Jepang, dan kalian melanjutkan studi di sana. Nantinya, kalian akan didampingi oleh pemandu nantinya,” ujar GSVL memotivasi pelajar peserta UN.(dsw)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment