Berita Terbaru

Wednesday, September 2, 2015

Gedung Baru DPRD Sulut Disinyalir Lahan Pengerupan Uang Rakyat
by noberd losa - 0

Manado - Pembangunan gedung baru DPRD Sulut kini sudah memasuki tiga tahun anggaran dan telah menelan anggaran puluhan miliar uang rakyat namun belum menunjukan akan terselesaikan bahkan jauh dari ekspektasi.
Dari penelusuran yang dilakukan SwaraManado.Com, gedung baru DPRD Sulut di kairagi ini rancangan model gedungnya andil besar dari gubernur S.H Sarundajang ditargetkan selesai dan dipergunakan awal tahun 2016 sulit terlaksana.
Pasalnya, progres pembagunan gedung baru intuk tahun anggaran 2015 ini diduga baru belum mencapai target, dimana sampai dengan akhir juli harusnya sudah mencapai 50 persen tapi pada kenyataannya progres pembangunan barulah 15 persen.
Bahkan dari informasi yang berhasil dihimpun, kontraktor pelaksana telah diberikan Suray Peringatan Pertama dan terancam pemutusan hubungan kerja.
Yang jadi perntanyaan, kontraktor pemenang pekerjaan untuk dua tahun anggaran berturut-turut sejak 2014 sampai 2015 kontraktor yang sama.
Ini menjadi tanda tanya besar bagi sejumlah lembaga swadaya Anti Korupsi Sulut, seperti halnya yang diungkapkan oleh Direktur Eksekutif Gerakan Rakyat Anti Korupsi (Gerak) Jim Robert Tindi.
Menurut Tindi, kelalaian yang sama yang dilakukan oleh kontraktor namun masih tetap diberikan kepercayaan patut dipertanyakan.
"Ini anehnya, kontraktor ini setahu saya tiap tahun diberikan SP tapi masih tetap jadi pemenag tender, disinyalir jadi lahan pencaharian raup keuntungan uang rakyat," tutur Tindi.
Pria Kepulauan ini bahkan dengan teas meminta Polda Sulut mengusut persoalan ini, karena dari awal proses tender sejak 2014 lalu banyak menuai kontroversi.
"Polda Sulut harus pro aktif persoalan ini, dan saya yakin pihak kepolisian daerah pasti akan bersikap profesional dengan menindaklanjuti ini," tamdas Tindi.(Obe)

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment