Berita Terbaru

Thursday, September 17, 2015

E2L tetap gugur, parpol diberi kesempatan ganti calon
by donwu - 0

Elly Engelbert Lasu.(foto: ist)
MANADO, SwaraManado.com- Sidang gugatan sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sulut yang diajukan Elly Engelbert Lasut (E2L) selaku pemohon terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulut selaku termohon berakhir di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulut, Rabu (16/9/2015) malam. Dimana pada pukul 22:30 Wita, Bawaslu Sulut resmi mengeluarkan amar putusannya, dalam sidang sengketa yang digelar di Kantor Bawaslu Sulut, Winangun Manado.
Putusan yang dibacakan bergantian Komisioner Bawaslu, Herwyn Malonda, Syamsurizal Musa dan Johnny Suak adalah memtuskan permohonan E2L tetap tidak memenuhi syarat untuk dicalonkan sebagai calon Gubernur Sulut periode 2015-2020. "Mengabulkan gugatan pemohon untuk sebagian. Menetapkan bahwa keputusan KPU Sulawesi Utara yang menyatakan Calon Gubernur atas nama Elly Engelbert Lasut adalah tidak memenuhi syarat sudah sesuai ketentuan perundang-undangan. Meminta KPU Sulawesi Utara memulihkan hak konstitusional calon wakil gubernur (David Bobihoe/DB, red) yang dinyatakan memenuhi syarat," ujar Malonda.
Menariknya, dalam putusannya, Bawaslu ternyata tetap memberikan kesempatan kepada DB sebagai calon Wakil Gubernur dan partai pengusung untuk mengusulkan nama baru pengganti E2L. "Meminta KPU Sulawesi Utara untuk memulihkan hak konstitusional gabungan partai politik untuk melakukan pengisian Calon Gubernur Sulawesi Utara yang dinyatakan tidak memenuhi syarat. Memintakan kepada KPU untuk memperbaiki surat keputusan Nomor 35/KPPS/KPU-Prov tentang penetapan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara tahun 2015,” lanjut Malonda.
Kemudian meminta KPU Provinsi Sulawesi Utara untuk memberikan waktu pengusulan Calon Gubernur baru kepada gabungan partai politik tingkat Provinsi Sulawesi Utara yakni Partai Golongan Karya Munas Bali dan Munas Ancol, PKPI dan PKS paling lambat 7 hari sejak keputusan ini ditetapkan. “Meminta kepada KPU Sulawesi Utara untuk melakukan verifikasi persyaratan pencalonan dan persyaratan calon terhadap calon gubernur yang diusulkan gabungan partai politik di tingkat Provinsi Sulawesi Utara yakni Partai Golongan Karya Munas Bali dan Munas Ancol, PKPI dan PKS. Dan Menolak permohonan pemohon untuk selebihnya," jelas Malonda.(dwa)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment